Beranda

Followers

Tampilkan postingan dengan label story editon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label story editon. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Mei 2017

Surabaya dan Hangatnya Ber-Muhammadiyah



Pertama kali berkunjung ke surabaya, aku membayangkang sumuk dan padatnya kota besar ini.Atau mungkin seperti ibu kota besar lainnya, solokan berbau dan berwarna, ah ibu kota. 
Dan Katanya..Belum lagi Nada tinggi bicara, "jangan kaget itu bukan marah" katanya. 

Tapi islam tetaplah islam, bagiku ideologi yang ditanamkan lewat Muhammadiyah membuat bertahan dimanapun tempatnya, bagaimanapun kulturnya. Maka perbedaan kultur merupakan laboratorium pembelajaran terhebat untuk mencapai sebaik2nya budi.Gedung tinggi itu, bukan perguruan tinggi, tapi sekolah dasar di sekitar perguruan tinggi. Aku mulai melihat kehangatan kota ini, SD Muhammadiyah 26, panti asuhan, dll komplek Muhammadiyah. Ku hubungi beberapa kawan IMM ITS, sepertinya kami tak pernah lama bersua, tapi begitu akrab, rasanya paling enak untuk direpotkan hehe 
Keesokan harinya ku hubungi guru terhebatku, Gus Pur. Untuk sekedar mencicipi Laboratorium Fiska Teori ITS, walau rada alergi kuantum, ah untung pindah ngobrol ke ruangannya.Katanya, teman terbaik adalah teman yang tak segan untuk 'direpotkan' dan 'merepotkan'. Entahlah, tapi begitulah kira2 karena kesamaan ideologi, 'repot dan merepotkan' menjadi begitu filosofis. Lalu kami diajak keliling menikmati kota surabaya. Katanya "memuliakan tamu" hehe *tau aja, ini mesti kader sdah lulus DAD, peka :') Ruangan dosen Fisika, isinya kitab2 tafsir quran, ayat2 semesta, Nalar ayat2 semest, dan buku2 fisika teori jelas numpuk disitu. 

Muhammadiyah pelopor pembaharu, maka spirit berkemajuan harus selalu dijiwai."karena belajar itu babnya agama, sub bab nya fisika, kimia, ekonomi, hukum, dll." Filosofis!! Obrolan semakin renyah, mulai akademik hingga proyek peradaban Trensains, kemarin baru meluluskan angkatan kedua. Generasi pecinta quran dan sains. Aku melihat, peradaban islam akan segera direbut kembali. Minimal, sedang diperjuangkan. Ada tekad untuk bangkit. Ada semangat untuk kembali mengarungi. Namanya ikhtiar, capek, lelah, tapi ada mimpi yang harus segera dicapai. Itulah perjuangan. 
Besok, aku harus pulang, ada harapan, semoga pulang untuk kembali :)Sebelumnya antrian panjang, 2 jam lebih obrolan kami berakhir karena beliau harus mengajar di kelas. 

Aku menemukan kehangatan di Surabaya, lagi2 karena kesamaan ideologi.



Surabaya, 12 Mei 2017

Jumat, 16 Oktober 2015

PIMNAS Ke-28, UHO Kendari Sulawesi Tenggara

Themesong PIMNAS

Bersama mahasiswa Indonesia berkarya
Kau sinari persada dengan cahaya ilmumu
Kedepanlah satu panggilan baktimu
junjung tinggi semangat kesatriamu

Mahasiswa mutiara pertiwi
Di pundakmu jiwa seluruh bangsamu
Goresan pena inovasimu mandirikan seluruh rakyat
Cerdaskan bangsamu dengan PIMNAS

Seminggu tuk selama-lamanya









Terimakasih atas semua pihak yang sudah mengantarkan kami ke tempat yang semakin menyadarkan begitu luasnya ilmu pengetahuan. Bertemu dengan orang-orang dengan karya-karya hebatnya, diskusi, bertukar ide. Ah, ternyata Masih jauh dari sekedar "bolak balik" kampus dan "beraktivitas" selama 3 tahun lebih ini.. 

Selanjutnya terimakasih atas semua pihak yang telah mendukung dan mendoakan atas kelancaran dan keselamatan kami. Tiada kebaikan yang sia-sia (do'a), semoga segala kebaikan dibalas dengan kebaikan yang lebih dari Alloh..

Terimakasih pula atas satu pekan bersama kawan-kawan LO UHO, mulai mendampingi pembukaan, kompetisi hingga mengantarkan kami ke pulau Bokori. Indahnya pulau bokori menyadarkan kita bahwa selain teori Continental Drift yang menjadikan terbentuknya pulau indah ini, lebih jauh lagi, proses penciptaan alam semesta tak lepas dari campur tangan Tuhan. 

Pada akhirnya PIMNAS bukan sekedar emas/perak/perunggu. Lebih dari itu, tentang menguatkan spirit keilmuan, spirit QS Ali Imron : 190-191. 

Mari berilmu, beramal = beriman! :)

"Seminggu tuk selama-lamaya" #themesong

Selengkapnya cek di ==> PIMNAS 28, UHO, Kendari, SULTRA

Sabtu, 25 Juli 2015

Menebar semangat Al-Insyiroh

--Selang menyelesaikan laporan akhir PKM--

Pagi tadi masih suasana Hari Raya, akan tetapi sebagian mahasiswa sudah banyak yang berkeliaran di sekitar kampus. KKN menjadi tema paling top di tengah liburan para mahasiswa (otw) tingkat akhir, termasuk saya. Persiapan kelompok dan tak lupa dengan persiapan individu yang sudah mulai disiapkan beberapa hari setelah lebaran, hal tersebut membuat sepinya suasana Kota Perantauan dikala liburan berbeda. 

Begitupu salah satu teman kost yang sudah mulai mempersiapkan barang pribadinya. Tas kecil miliknya ternyata belum cukup untuk menyimpan barang bawaanya. Akhirnya ia memutuskan untuk meminjam tas yang lebih besar, sambil bersilaturahmi dengan saudaranya yang juga dosen di salah satu fakultas Universitas tempat saya kuliah, UNSOED. Ia menyebutnya Pakde. Persiapan KKN ini mempertemukan kami pada silaturahmi pagi tadi. Obrolan singkat kami terus mengalir, dan ternyata beliau adalah kakak tingat yang tak jauh dengan ayah dan ibu sewaktu kuliah “oh A (sebutlah nama ibu saya) yang orang tasik dan B (sebutlah nama ibu saya) yang orang Majalengka itu, kalo ayahmu saya lebih faham”, lanjut berbincang hingga menanyakan pekerjaan orang tua, domisili, kaka adik, dan obrolan santai ini sampai pada jawaban saya “ayah sudah tidak ada”.

Begitupun dengan teman yang pagi ini meminta antar bersilaturahmi, baru genap 12 hari yang lalu, tepat sebelum lebaran ayahnya pun dipanggil oleh yang Maha Kuasa. Kesedihannya masih sangat dirasakan, ikhlas masih hanya terucap di mulut. Hati masih engggan menerima. Ya, tepat seperti 4 tahun yang lalu. Sepulang bersilaturahmi kami hendak sedikit berbincang, untuk saling menguatkan, saling mengingatkan.

Fa inna ma'al 'usri yusro. Inna ma'al 'usri yusro "Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan" QS. Al Insyiroh : 5-6
Alloh tak akan ingkar janji.  THE POWER OF Al-Insyiroh, setelah kesulitan ada kemudahan = setelah kesedihan ada kebahagiaan (kesuksesan). Bahkan hingga dua kali Alloh menekankan kalimat tersebut. Maka tidak cukup menunggu untuk mendapatkan kesuksesan berharga itu, petunjuk Alloh sudah jelas pada QS al-insyiroh, tinggal bagaimana kita dapat menjaga semangat, keistiqomahan ikhtiar dalam menjemput kesuksesan tersebut. "Saya tunggu kesuksesan apa yang akan kamu peroleh setelah 'kesedihan' ini" saling melontar kalimat untuk saling menguatkan.

"Kullu nafsin dzaaiqotul maut" Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati (ali imron : 185)
 Semua manusia pada hakikatnya akan meninggal dunia, jika penjaga parkir ramai motor berdatangan untuk parkir disana, maka tukang parkir bertanggung jawab atas motornya, dan ia harus rela jika motor yang begitu banyak satu persatu diambil oleh pemiliknya. Begitupun dengan manusia termasuk segala ciptaan Alloh. Kita ini hanya sebatas titipan Alloh yang harus bertanggung jawab saling menjaga, saling merawat, saling menyayangi, jika suatu hari 'pemilik' mengambil, maka 'si penjaga' harus rela, ikhlas akan diambilnya 'titipan' tersebut. Karena pada hakikatnya Alloh pemilik sesungguhnya, pemilik segalanya.

Maka menangislah secukupnya, bersedih secukupnya. Setelah itu kembali bangkit. Ada mereka yang masih mengharapkan kesuksesan kita, ada mereka yang masih sayang dengan kita, ada mereka yang begitu bangga akan perjalanan hidup kita. Cukuplah menyesal karena belum berbakti, karena masih begitu luas Alloh memberikan kesempatan untuk bisa berbakti meski sudah tiada. Dengan cara apa? “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Kapan terakhir mendoakannya?
Sudahkan mengamalkan ilmunya?
Sudahkan mengemban nasihat-nasihatnya?
Sudahkah mengemban amanah-amanahnya?
Ibadah rajin? Belajar rajin?



Terima kasih..
Di awal tahun kuliah tingkat akhir ini, ada hal yang membuat memutar ulang memori empat tahun silam. Ya, cukup menguatkan kembali tentang segala mimpi lusuh yang masih tertulis di dinding kamar. AYAH. 

Kamar Kost Pukul 16.25 
Purwokerto, 25 Juli 2015

Halida Rahmi Luthfianti

Senin, 20 Mei 2013

Hanya Sang Penyesal Punya Akal yang Akan Menjadi Tawakal


 “Hanya Sang Penyesal Punya Akal yang Akan Menjadi Tawakal” Saatnya Perbanyak Syukur Bukan Kufur

Tok...tok...tok...

“Assalaamu’alaikum” Lantunnya syahdu. Suara salam merdu menyapaku di sore hari, saat senja mulai hiasi awan di langit yang hendak saksikanku beradu ricuh dengan segenap kertas yang berserakan di dalam kamar kosku. Tampaknya ada yang menyadarkanku dari pintu itu.

“Wa’alaykumsalaam Warahmatullah. Ya, monggo masuk”

“Waduh, ini kamarmu udah kena gempa atau gimana Bos? Hehe..”

“Iya nih, banyak target yang harus aku kejar Ney”

“Lah, kamu udah ngerjain sampe mana, Day?”

“Anu, aku baru sedikit, abisnya bingung apa aja yang mau ditulis.”ucapku bingung. “Hmm, kenapa yah kerjaan akhir-akhir sekarang itu, tugas dikerjain ya dikerjain, tapi gak karuan lah. Aku jadi stress sendiri” Jawabku sambil berhenti mengerjakan paper itu dan kemudian membereskan sedikit demi sedikit kertas betebaran yang menjadikan kamarku bagai habis terkena goncangan dahsyat.

“Hmm... Bukannya tugas paper itu masih ada kurun waktu lama buat ngumpulinnya ya? Ini malem minggu, jangan terlalu dibawa serius. Refreshing pun perlu kawan.” Suasana enjoy kawanku meresap ke dalam aliran darah ini saat ia hendak tepukan tangannya ke pundakku. Dan aku merasakan kalau akhir-akhir ini aku memang terlalu serius menghadapi semuanya, tapi yang aku dapatkan tak tulus dan tak mulus. Hingga semuanya berakhir gejala tipus.

“Iya nih, gak tahu kenapa akhir-akhir ini aku stress sendiri karena terlalu ambisius untuk menggapai semua target. Aku tak ingin penyesalan terhadap orang tuaku ini kembali aku rasakan untuk yang kedua kalinya, Ney. Tapi sepertinya tubuh ini memang sudah mulai berdemo untuk ingin diistirahatkan.” Ekspresi wajahku yang mulai kusut dan lesu saat aku mulai mengingat penyesalan terhadap orang tuaku dulu.

“Eh, kamu kenapa Day? Keliatannya kok stress banget?” tanya temanku. Dia adalah teman satu angkatan di jurusanku, dan aku anggap dia adalah orang yang paling dewasa yang aku kenal di angkatanku.
“Ah, kamu ini. Gak apa-apa kok. Aku cuman lagi teringat sama penyesalanku dulu yang jarang nurut sama orang tuaku, tepatnya Ayahku, yang sudah terlanjur tak bisa membahagiakan secara kasat mata seperti sekarang ini.”

Riney menatapku penuh arti. Senyumnya nampak berinteraksi dengan elektron dan proton yang hendak bertebaran hingga membuat aku tidak seperti orang yang nyaman disana. “Penyesalan yang kemudian menjadikan kamu lebih baik, itu memang hal positif” ucapnya dengan senyum. “....tapi itu bukan alasan untuk kamu menjadi orang yang tak punya batasan dalam menepis penyesalanmu Day” lanjutnya, sambil kembali menepuk pundakku.

Aku memang orang yang ambisius, hingga membuatku melakukan sesuatu tanpa batas. Dan kemudian Allah menegurku dengan aku harus merasakan terdampar menjadi orang yang tak punya aktivitas selama satu bulan penuh. Ya, orang bilang aku masih menjadi orang yang besar pasak dari pada tiang. Keinginan, harapan, mimpi yang tinggi dan potensi yang dimiliki tidak disetarakan dengan kebutuhan tubuh, yang kemudian mereka pun perlu istirahat.

Aku tersenyum kecil mendengar jawaban Riney sederhana. Tapi kata-kata itu sepenuhnya tidak menghindarkan dari rasa penyesalanku yang sangat amat dalam. Dan menganggap Riney tak merasakan apa yang aku rasakan. Maafkan aku Ayah, aku sangat menyesal...

***

Kamis, 17 Januari 2013

(Copy Paste) Jalan Hidup

"masih ingat 6 tahun yang lalu kan? kamu pun terjatuh saat menjadi orang baru di tempat yang baru, pun di perantauan baru. Dan kamu orang yang saat itu pertama kali terjatuh diantara teman-teman satu angkatan mu yang lain bukan? Bahkan saat jatuhnya kamu itu adalah mendapatkan hukuman TERBERAT di tempatmu dulu, dan orang yang pertama mendapatkan hukuman diantara teman-teman satu angkatan mu itu adalah kamu bukan? Tapi apa yang kamu rasakan saat itu, saat setelah kamu jadi orang pertama yang terjatuh diantara teman-temanmu dan kemudian kamu kembali bangkit? Ya, semuanya berbalik bagai banjir di Ibu Kota yang banyak menyulitkan orang, merugikan banyak pihak, dan tiba-tiba menjadi surut kemudian kembali membuat tersenyum banyak orang. Saat itu kamu menjadi orang pertama. Orang pertama yang menjadi motor penggerak teman-temanmu, bahkan satu asrama putri, meski saat itu sebagian orang pun masih menohok saat melihat keadaan mu, karena dulu kamu pernah menjadi orang pertama yang terjatuh. Dan apa yang kamu rasakan pula diakhir perantauan mu selama 6 tahun? Kamu sangat merasakan indahnya bangkit dari jatuhnya kamu bukan? Hingga kamu menangis karena merasakan kebahagiaan tak terkira di akhir perantauanmu. Sudahlah, jangan terus bersedih, karena aku yakin, jatuhnya kamu saat ini, pun merupakan copy paste jalan hidupmu sejak 6 tahun yang lalu, dan sedang kamu hadapi di lembaran barumu kali ini. Ayolaaah, karena kamu yang selalu memberi motivasi kepada banyak orang dari pengalamanmu, ini merupakan pengalaman menarik mu yang akan menjadi motivasi dan cerita menarik untuk orang lain saat kamu kelak menjadi orang sukses nanti. Karena orang sukses punya cerita menarik di balik kesuksesannya, dan bukankah kata-kata ini yang sering kamu tularkan kepada orang banyak? Yuuk, saatnya kembali bangkit, let's gone be by gone, karena bangkit setelah terjatuh akan menjadikan power besar untukmu, bukankah kamu telah merasakan?"

Meski singkat, tapi semoga bermanfaat, dan menjadi kisah inspiratif bagi teman-teman yang terjatuh khususnya :-)
Yo, karena bangkit setelah terjatuh itu punya point energi lebih. Fight!!
"jatuh dan bangun itu hal yang biasa terjadi. Bersiaplah, berjuang tuk menjadi pemenang. Jangan sampai mereka, jatuhkan nyali kita, tunjukan pada mereka, siapa diri kitaaaaaaa" -so7-

Jumat, 23 November 2012

Mutiara di Balik Keruhnya air

Saling bertegur sapa, begitu pula saling menguatkan keegoannya, kebingunganku hendak seperti air yang sedang mengalami penguapan, ya berasap, menggupyak dan panas rasanya. Rasa keingintahuanku semakin menguat, berbagai pertanyaan aku lontarkan pada diriku sendiri, bukan pada orang lain yang bisa menjawab pertanyaanku. Aku takut, takut bukan kalian yang aku maksud untuk menjadi solusi ku ini, malah mereka yang menjadi problem ini tambah klasik. ketakutan hendak menghantui hari-hari ku.

Aku tak mengerti apa yang mereka cari. sejenak aku lupakan, meski hati tetap bertanya. hari demi hari aku lalui, dan tepat hari itu adalah hari dimana aku menjadi spesies baru pada habitat baruku, aku seperti individu yang menemukan keluarga baru nya. Nyaman rasanya berada di tempat ini, bukan mereka yang beradu kata bukan pula mereka yang beradu tahta. Aku percayakan mereka yang dapat memberi solusi bagi kebingunganku. Hingga akhirnya aku menemukan mutiara di balik keruhnya air. Semoga tetap berharga walau dalam kondisi sekitar keruh :-)

Rabu, 05 September 2012

Metafora Kehidupan

Hari itu adalah hari dimana menjadi awal dari segala pola kehidupan baru. Jiwa kemandirian perlu dimiliki dalam setiap jiwa agen of change ini. Terkadang perjalanan hidup memang tak sesuai dengan apa yang kita inginkan, tapi Sang Maha Kuasa mengetahui apa yang kita butuhkan. Dan berproses menjadi lebih baik itu adalah satu kunci untuk membawa keadaan indah.

Seraya berada di perantauan, hingga satu hari telah berjalan kegiatan di perguruan tinggi, kebutuhan yang menjadi keinginan belum lantas dirasakan. Padahal awal dari melangkahkan kaki ini harus dengan semangat dan gairah dari diri kita sendiri, tapi entahlah terkadang diri ini masih egois dan hati ini tetap saja menolak dengan keadaan. Gelar bodoh kufur nikmat sepertinya hingga berada pada diri ini.

Putus asa sempat akan menjadi pilihan. Hingga malam itu air mata tak henti menetes. Tapi Sang Maha Kuasa berkehendak lain. Hari kedua semua mahasiswa memasuki tempat spesial di salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia, dimana tempat event- event penting dilalsanakan disana. Hingga termasuk moment sangat penting pula dalam penerimaan ini, karena bertepat di auditorium itu.

 

Rabu, 11 Juli 2012

Buah dari setiap Bunga

Lika-liku perjalanan untuk menggapai cita memang tak mudah, perlu mengerahkan segala kemampuan yang ada dalam diri kita, dan tak lupa pula kesabaran yang patut diberi reword ketika kesabaran dapat mendobrak segala rintangan yang ada. Pendapat terkadang menimbulkan luka, luka yang seharusnya tidak menempel, tapi entahlah, perlu waktu untuk menghilangkan geretak hati ini, ketika pendapat harus mengimbas segala rancangan mimpi yang telah dirajut.

senasib bos :')
Dan terkadang menjadi hal tersulit untuk mengambil keputusan ketika jalan harus bersimpangan dengan orang yang selalu mendidik hingga menjadi orang besar. Tangisan bukan lagi menjadi bathin diri, tapi venus di luar sana pun ikut merasakan hal yang sama.

Saat itu, ku pinjam telepon genggam yang selalu ia (read : Herda namanya) bawa, karena kedekatanku yang sudah melekat seperti saudaraku sendiri, kemudian ia bebaskan aku untuk menggunakan telepon genggamnya, dan ku buka satu note dari sekian banyak note yang selalu ia tulis dalam telepon genggam kesayangannya. Note yang terselip jauh, tanda lamanya note itu dibuat.

Sabtu, 19 Mei 2012

belajar sambil bernostalgia


SUPER MARIO :)
Mayoritas pasti tau tentang permainan lampau ini. Game ini sangat merajalela ketika aku masih mungil dulu, tak heran jika banyak orang yang menggemarinya, karena memang games ini sangat menarik, juga menantang. Game ini mengingatkan kepada masa kecilku dulu, tak pernah terlewatkan satu hari pun untuk meluangkan bermain super mario ini (haha, alay nih, saking seringnya sih). Setelah aku beranjak remaja dan keberadaanku yang tak lagi mendukung untuk bermain game ini (yaa, karena aku berada di boarding dan begitupun aku telah beranjak remaja, hingga ada “sedikit” rasa malu hehe).

Rasanya rindu, tak pernah lagi aku berpetualang di dunia mario ini. Hingga di akhir menuju kepulanganku setelah 6 tahun di boarding, aku menemukan kerinduan ketika masa kecilku dulu yang tak lagi aku temukan setelah beberapa tahun, ya! Itu adalah masa kecilku yang penuh dengan petualangan, termasuk petualangan super mario salah satunya :)

Aku jadikan kembali trend game ini pada usia teman-teman ku yang sudah menginjak sweet seventeen, karena aku tau, mereka pun tak kalah rindunya dengan ku :) Bukan lagi jeritan anak kecil yang lucu ketika harus game over, akan tetapi jeritan anak remaja beranjak dewasa yang tak lagi ada lulu-lucunya, malah polusi suara yang ada hehe

Kamis, 17 Mei 2012

besar ada karena kecil


Di sela akhir-akhir kegiatanku yang sungguh membuat semua anggota tubuh ku ikut berpartisipasi dalam penuhnya agenda yang harus aku selesaikan, hingga kulit berpori ini mengeluarkan keringatnya yang menandakan energi dalam tubuhku terpakai karena lelah ku yang tak kunjung "bernafas lega" :)

Tapiiii...Sangat bukan hal yang merugikan ketika aku harus mengeluarkan sekuat tenagaku, sebanyak energi ku, untuk menempuh ilmu yang LUAR BIASA aku dapatkan di tempat ini, di akhir penghujung khususnya. semuanya terbayar kawan :)

Setelah selesai praktek mengajarku,
عمليَØ© التدريس namanya, yang semuanya memakai bahasa asing, inggris dan arab.

Singkat cerita, hari itu adalah hari terakhir dari kegiatan unggulan sekolahku setelah praktek mengajarku itu. Pembekalan alumni namanya, materi terakhir kita adalah merawat jenazah. Ya, praktek langsung di lapang dalam merawat jenazah itu hingga patung yang dianggap mayat di kuburka.

Senin, 30 April 2012

Learning Camp 2012

thanks God ..
http://learningcamp2012.blogspot.com/

Senin, 23 April 2012


Seleksi Dokumen

Teman-teman, apa kabar ? Gimana nih UN nya ? Lancar-lancar aja kan ? :D
       Nah, berikut ini adalah nama-nama peserta yang berhak melaju ke tahap Learning Camp selanjutnya.
Untuk peserta yang terpilih harap segera mengirimkan :
  1. SKTM(Surat Keterangan Tidak Mampu) minimal dari desa
  2. Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua. (Jika pada SKTM telah dicantumkan penghasilan, maka surat keterangan penghasilan tidak perlu)
  3. Surat Keterangan Ranking dari sekolah.
Dokumen di scan dan dikirim filenya ke email : fauzi.sf2011@yahoo.com. Batas pengumpulannya sampai tanggal 28 April 2012.
Terima kasih

Semangat teman-teman !!!


Kab. IPA
Kab. IPS
SLAMET  NURLATIF D   
GINA FAUZI          
REZA FAHMI H        
HANI HERLINA        
PUTRI SANDRA DEWI   
NUR LAELA SARI S    
FITRIYANI SITI N    
DEWI ADAWIYAH       
ENDAH SRI RAHAY     
WATI SITI RAHMAWATI 




Kota IPA
Kota IPS
RIKI FAUZI RAHMAN   
FERA TRESNAWATI     
INTAN SAFARINA      
REYNALDI HENDRAS P  
HASNA IZZATUN NAFISA
RANITA AP           
HALIDA RAHMI L      
K ANUGRAH ADITYA    
MOH EGY RAHMAN F
MUHAMMAD TSABBIT A

Kamis, 05 Januari 2012

Modal nekat, Hasil mantap (2) !!


Yapp, kami teruskan perjalanan..
Tujuan kami sekarang Kandang Badak, hutan tropika yang indah, dan suasana alam yang menyegarkan. (ngga ada badaknya sih, hehe, cuman dulunya emang tempat penangkaran, dan sekarang jadi tempat evakuasi). Tak jauh dari sana ada air terjun mengalir yang tak harus ditanyakan lagi, air yang jernih mengalir, suasana gemuruh air dari atas tebing. Bbbrrrrr...Dingiiiinnnn, Subhanallah.. :)

Pemandangan indah yang akan kita jumpai selanjutnya yaitu air panas yang berasal dari sumber dekat kawah gunung gede, dimana suhu air dapat mencapai 50 derajat celsius.
(mantapp deh, udah dinginn langsung angettt hehe)
Adapun tempat menarik lainnya yaitu :
Telaga Biru 1.575m, naama telaga ini diambil dari warna algae yang hijau kebiruan yang menyebabkan warna hijau pada air telaga. Telaga ini dikelilingi oleh pepohonan yang merupakan perubahan dari sub-Montana ke Montana.
Air terjun Cibereum 1.625m
Bukan hanya satu air terjun akan tetapi tiga air terjun. Berjejer dengan nama, Cikudul, Cidendeng dan Cibeureum pada tebing yang ditumbuhi oleh lumut berwarna kemerahan. Jenis lumut ini tumbuh menyebar di daerah Jawa Barat. Banyak kelelawar yang terbang berasal dari gua Lalay yang tidak begitu jauh dari lokasi air terjun. (tapi yanh ini belum kesampean, hehe, udah keburu sore, kebetulan pukul 16.30 akan segera ditutup, tidak boleh ada pendakian lagi).

Subhanallah...

Modal nekat, Hasil mantap (1) !!


LUARBIASA !!
Tak pernah ku sangka, aku berada di ketinggian ke 2 di Jawa Barat, tepatnya di sekitar Cipanas-Sukabumi-Bogor, GEPANG !! Gunung Gede Pangrango *upss tanpa Pangrango..hehehe

Berawal dari rencana kami yang tak tentu, karena tujuan utama kami datang ke Cipanas, Cianjur untuk menghadiri Pelatihan. Berbagai alasan kami pertimbangkan untuk benar-benar menuju gunung gede pangrango.

Yapp, dengan modal nekat pastinya niat yang kuat, dan akhirnya kami pun berangkat, tanggal 31 Desember 2011 pagi-pagi benar. Bayangkan kawan, keadaan cuaca yang memang sedang tidak mendukung, hujan setiap hari, persiapan kami pun hanya satu malam kami siapkan, benar-benar nekat!! Segera kami siapkan Carier, Ponco atau raincoat, Matras, Sleeping bag, Nesting, dan lain-lain *aku jadi sedikit mengenalnya.hehe :)

Bismillahhirahmaanirrahiim...
Kami awali perjalanan pertama melewati track gunung putri. Jalur Gunung Putri jalur singkat menuju Gn. Gede (2958 mdpl), akan tetapi jalur ini memang lebih menantang daripada jalur Cibodas sana. Jalan licin karena keadaan cuaca hari-hari sebelumnya memang selalu di turuni hujan. Beberapa kali kami beristirahat, capek sekali ternyata kawan.hehe, aku sampai ada niat pengen balik lagi ke bawah, kalo ada angkot, beneran deh mau balik lagi ke bawah. Capeekkk..hehe, cuman tanggung deh, ke atas sama ke bawah sama-sama capeknya. Dan satu yang membedakan, ketika terus melanjutkan perjalanan, kepuasan akan aku dapatkan :)

Kepuasan indahnya ciptaan-Mu, kepuasan menikmati rintangan-rintangan yang ada dan dapat melewatinya. Layaknya kehidupan ini, ketika kita mampu melewati ujian atau rintangan, maka rahasia-Mu lah yang kita dapatkan.
Yapp, dengan tekad yang kuat kami pun terus melanjutkan perjalanannya..
Pengalaman pertamaku mendaki gunung menjadikan aku terus semangat agar segera sampai di Puncak.
"masih lama nih ka?" tanyaku dengan nafas terengah-engah
"ngga ko ngga, tuh shalter 3 udah keliatan" jawabnya, membuat aku agak tenang, meskipun awalnya aku bingung, sebenernya shalter itu apaan sih, hehe.. ohh ternyata post.. :)
"kan tadi katanya ada 5 shalter menuju puncak, jadi cuman 2 shalter lagi dong ka? cepet banget yaahh, kata temenku katanya 4 jam.. kayanya 2 jam juga nyampe deh" tanyaku polos

Mereka yang udah pernah naik tertawa mendengar pertanyaan polos ku. Yapp, buat aku bingung..
"yaaahhh, polos banget nih anak, busyeeett 2 jam, tukang nasi kuning aja yang tiap hari naik 2 jam, apalagi kita? itu shalter 1 ke 2 emang deket banget, shalter 2 ke 3 deket, nah ini dia yang mulai menantang shalter 3 ke 4, 4 ke 5, udah jalannya menantang banget, jauh lagi.." jawabnya

Senin, 02 Januari 2012

cianjur kita menepi part II


-story.edition.ikatanku-


11-15 mei 2011 cianjur kita menepi part I.
28 desember 2011-01 januari 2012 cianjur kita menepi part II

yapp, tepat sama sekali 5 hari berada di cipanas, cianjur sana, 28 desember 2011-01 januari 2012 (malahan bisa dibilang satu tahun yaa..hehe). Suasana yang sama pula dengan 7 bulan ke belakang bersama ikatanku yang senantiasa mendampingi lika-liku jalan kehidupanku ini.

Berawal dari kegalauan kita untuk berangkat ke Cipanas, Cianjur sana, dengan berbagai pertimbangan akhirnya kami pun berangkat.

Tiba siang hari di Ciranjang, Cianjur, sedikit merebah di rumah temanku hingga sore hari, dan sore hari pun masih tetap galau rasanya antara teruskan perjalanan menuju tempat yang mereka undang untuk kami datang atau tidak. Rasa malu masih tetap kami rasakan, kebingungan dengan apa yang akan kami lakukan nanti disana membuat kami terrenta-renta untuk peneruskan perjalanan.

Selasa, 29 November 2011

the last idul adha in boarding

10 Dzulhijjah 1432 H/06 November 2011 M

yapp, bisa di bilang the last moment 10 dzulhijjah in boarding.. makanya kita puas-puasin foto-foto :D

rajin niyeee pake mukena :D



yang ini gak mau ribet nih :D



Ih bajunya ko sama yaa? beli dimana bang? :D

Ini dia nih....


Semoga tetap istiqomah dan berakhir dengan husnul khatimah... Tahun depan pada dimana yaa?
Selamat galau..hehehe :D

Senin, 28 November 2011

Terimakasih buat support :D

Menggali semangat di 09 februari 2011.

by Halida Rahmi Luthfianti on Thursday, February 10, 2011 at 1:40am
Kecupan manis terakhir untuk sang ayahanda tercinta malam ini membuat hati saya menjadi nano2,, tepatnya sebulan yg lalu hape saya berdering setiap menit, berisikan "selamat ulang tahun", dan hari ini hape saya berdering berisikan "innalillahi", subhanalloh, memang hidup ini tak bisa ditebak kawan.

Hmm, ketika sang kaka telah tiba, mulailah kami mendiskusikan hal-hal yang masih samar..huh,diskusi yang sangat memuaskan, membuat kami bertambah dewasa dan pastinya bertambahlah wawasan saya. ILmu yang saya emban selama hidup di ma'had ternyata terasa sangat berguna!

Semoga menjadi kebanggaan mu melihat kami seperti ini PaK.
Begitu pun ilmu yang selma ini engkau paparkan terhadap kami, yang dapat mnjadikan kami mnjadi orang yang sangaaat luar biasa,,semoga dapat menjadi ladang amal yang selalu mengalir, pahala yg slalu mngalir paK.amin.
Kerja keras nya yg tak pernah lelah, semangatnya yang tak pernah pudar, mnjdikan figur bagi kami semua..

Semangat selalu belajar, semangat selalu menjalani hidup, saya yakin Allah SWT punya rahasia lain yang sangat luar biasa dibalik semuanya, Allah SWT pnya rencana lain dibalik semuanya!
Kami ikhlas ya alloh..
· · · Share · Delete

Rabu, 09 November 2011

Belajar dari 3 ekor Sapi ^^

Lantunan takbir menggema di seluruh penjuru dunia, air mata menetes dari dari si besar yang harus mengikhlaskan nyawanya. Hari besar umat islam pun tiba, ,

Berawal dari sebuah sejarah nabi ibrahim dan nabi ismail As anaknya. Nabi Ibrahim yang telah lama tidak dikaruniai anak oleh Allah SWT dan akhirnya ketika itu lahirlah nabi ismail. Begitu sayang nabi ibrahim juga istrinya kepada anaknya nabi ismail (apalagi cuman satu2nya yaa, yang anaknya banyak juga orang tua pasti sayang sama kita..hehe :) ).

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: ‘Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!’ Ia menjawab: ‘Wahai ayahanda, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah Engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar’.” (QS. Ash-Shaffat: 102)

Betapa sabarnya mereka...
Ketika nabi ismail sudah ikhlas dan siap untuk disembelih. Subhanalloh, Allah SWT menggantinya dengan seekor kambing..
Bayangkan bagaimana ketika itu Allah tidak mengganti Ismail dengan kambing, setiap tahun kita harus mengorbankan sanak saudara kita dong..hihi (untung ngga.hehe)

Yupp, jadi teringat kepada pertanyaan yang dilontarkan oleh guru saya ketika idul adha sudah selesai "anak-anak....pelajaran apa yang dapat diambil dari idul adha kemarin? yaa silahkan satu orang siapkan satu jawaban.."
"belajar mengikhlaskan sebagian harta kita untuk orang lain, karena sebagia harta kita itu ada hak milik orang lainya pak" jawan salah satu murid
"belajar bersodaqoh" jawab salah satu murid
(dan jawaban yang lain-lain)


Selasa, 25 Oktober 2011

1 hari 1 makna 2 orang..

Satu hari yang sama dalam waktu yang berbeda dengan 2 guru yang berbeda pula, tentu pelajarannya pun berbeda.hehe
"semoga kalian tidak termasuk orang yang merugi dan juga tidak termasuk orang yang menyesal kelak setelah kurang lebih 5 bulan lg berada di pondok ini, mau tidak mau, sebel atau tidak, senang atau tidak, gelar santri berada di benak kalian"
kelas seketika sunyi, semua murid terdiam sesaat dan awalnya tidak mengerti dengan apa yang beliau katakan, tidak lama kemudian guru itu kembali berbicara "kapan lagi kalau tidak sekarang !! tidak ada yang terlambat!! ingat! Allah sampai bersumpah dengan waktu, wal 'ashri!! Demi Waktu!! "

Benak mulai mengerti dengan apa yang bapak guru katakan, betapa pentingnya waktu, merugilah ketika kita menyiakan 1 detik saja. Dewasa ini tanpa kita sadari banyak sekali orang yang menyianyiakan waktu, toh ketika kebanyakan orang di indonesia ini dapat menghargai waktu, orang-orang bodoh/malas-malasan tidak ada, negara akan lebih maju dalam segala aspek. Salah satu contohnya kita lihat orang-orang jepang sana yang sangat menghargai waktu, 1 detik bagi mereka benar-benar sangat berguna, lihat saja salah satunya dari cara jalan mereka (wiihhh...kaya lagi lomba jalan cepat tuh.hehe). Naahh kita tau sendirikan suksesnya orang jepang..

Jumat, 21 Oktober 2011

what the syoookkkkk !!

Tepatnya di perpustakaan tempat kami membuka kunci segudang ilmu yang masih banyak terkunci. Tetap fokus membaca saat itu, ketika teman saya terus asiikk berbincang-bincang dengan seorang guru, sangat menarik ketika itu, membuat saya tidak fokus dalam membaca. Sedikit demi sedikit saya mendengarkan perbincangan mereka, semakin menarik sepertinya setelah mendengar kata "Universitas" yang kemudian menjadi kegalaun kami kelas XII (kelas 6 buat kami anak pondok sih..hehe) selama satu tahun ini..

teacher : "udah pulang lagi nih yang study tour dari Yogyakarta?"
D : "udah bu.."
teacher : "gmn? seru ngga?"
D : "ada serunya ada ngganya sih bu. Serunya makin semangat belajar, karena kami dateng ke berbagai universitas, jadi termotivasi bu. Ngganya, capek bu, jogja panas..hehe" (tersenyum polos.)
teacher : "kalo kamu rencana lanjut kemana nih?"

Sabtu, 12 Maret 2011

Merenung disela kesibukan GA (Gebyar Amanah)

Merenung disela kesibukan GA (Gebyar Amanah)

by Halida Rahmi Luthfianti on Wednesday, February 16, 2011 at 8:19pm
Seminggu sudah, menjalani hidup ku tanpamu ayah,,
masih terasa mimpi mnjadi status anak yatim..
rasa ikhlas untuk dtnggalkanpun blm bisa sepenuhnya, ikhlaskan hamba dgn keadaan ini yaa alloh, berkali2 hamba lantunkan kata2 ikhlas dr mulutku, maka lantunkan pulalah rasa ikhlas didalam hati hamba yaa alloh..

Pak, Lihatlah saya yg sdang menimba ilmu ini dgn jauh merantau, lihatlah saya yg sdng mengamalkan ilmu yg diajarkanmu, lihatlah saya yg sdang berusaha mencotoh teladan2mu, lihatlah saya yg sdng menjadi pemimpin,, semoga hamba bisa mnjadi kebanggaanmu jga bisa mnjadi apa yg engkau cita2kan yaitu anak yg soleh, n smoga dpt mnjdi ladang pahala yg selalu mengalir untuk mu pak..

Bu, maafkan hamba takbisa menemani hari2mu stiap wktu,,
tak ada niat lain dalam perantauan ini, kecuali untuk tholabul 'ilmi(mncari ilmu).


Semangat selaluuu dalam menjalankan aktifitas ..
Remember halida rahmi luthfianti !!
u're the leader !!