Beranda

Followers

Sabtu, 03 November 2018

Trimester pertama dan Keputusan yang Harus Disegerakan


"Ya, hidup itu memang perlu pengetahuan/ilmu untuk mengambil langkah ke depan, tapi mangambil keputusan “gambling” sebagai bentuk keberanian manusia juga perlu dilakukan, karena keputusan itu hadir atas keyakinan yang dimiliki, dan keyakinan semata-mata adalah buah dari ikhtiar yang dilakukan".

Sumber : https://www.reviewfrenzy.com/www/category/baby-cleaners-and-detergents/baby-hand-sanitizers/

Bulan Ramadhan, juni 2018 tepat 27 tahun usia Pak Suami, juga merupakan bulan ke sepuluh usia pernikahan. Dua garis merah pada test pack adalah tanda kado terindah sekaligus amanah yang siap dititipkan kepada kami, walaupun masih banyak berbagai kemungkinan yang terjadi. Tapi hal tersebut mengingatkan bahwa kami pasangan yang masih harus banyak belajar menjadi manusia terbaik pada umumnya dan mempersiapkan menjadi teladan untuk anak-anak kelak. Meskipun sejatinya teladan bukan saja disiapkan saat akan menjadi orang tua, tapi sejak dilahirkan ke muka bumi sebagai khalifah fil ard, teladan bagi seluruh makhluk di muka bumi.

Bulan Ramadhan, adalah bulan dimana proses menjadikan tawadlu (rendah hati) sebagai sikap yang melekat dalam diri. Iblis menjadi laknat akibat dari kesombongannya, kesombongan yang lahir atas dorongan hawa nafsu yang sulit dikendalikan. Pun manusia, adalah makhluk yang memiliki hawa nafsu sehingga dalam hidupnya tidak luput dari khilaf, sedang shaum adalah obat kendali hawa nafsu. Ada harapan yang tertanam saat Alloh titipkan janin tepat pada bulan ramadhan kala itu, semoga kesederhanaan, ketawadluan selalu mengiringi dalam langkah kehidupannya, hingga menjadi manusia seutuhnya yang hidup penuh dengan ikhtiar dan ketawadluan sebagai bentuk penghambaan kepada Alloh.

Rencana lebaran Idul Fitri pertama kami yaitu di kampung halaman Pak Suami, Blora, sehingga beberapa hari di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan kami sempatkan mudik ke Majalengka. Setelah beberapa hari di Majalengka, Pak Suami memutuskan pulang duluan ke Semarang, karena ada hal urgent yang harus segera diselesaikan. Saat itu saya sedang tidak shaum (anggapannya sedang datang bulan sih), jadi saya antar sampai stasiun Cirebon. Datang bulan kali ini lebih cepat dari biasanya, dan keesokan harinya darah sudah berhenti. Akhirnya saya bilang Ibu, dengan jawaban guyon “itu darah terakhir, Teh”, dengan menggunakan istilah sunda. Yang saya tidak faham maksudnya “maksudnya bu?”, Ibu jawab “darah terakhir sebelum hamil, Teh”. Saya tanggapi biasa aja awalnya, karena gak mau kasih harapan atas sesuatu yang belum pasti. Begitupun sejak awal-awal setelah menikah, banyak pertanyaan yang biasa terlontar pada pasangan muda yang baru menikah tentang keturunan, kami tanggapi saja dengan sederhana, jika memang sudah waktunya dan kita sudah berikhtiar, Alloh tak akan salah atas takdir yang diberikan. So, keep calm and ikhtiar endless! Karena cara kita bersikap akan menjadi buah-buah kebahagiaan. Sederhana!

Rasa penasaran itu datang setelah beberapa hari ngobrol dengan ibu di rumah, akhirnya iseng-iseng beli test pack, gak banyak berharap dulu sih awalnya, kalau memang ada positif Alhamdulillah, kalau pun negatif gak boleh ada rasa kecewa berlebih, karena sejak awal gak nyimpan harapan lebih. Ya iseng-iseng berhadiah aja ini namanya, dan beli test pack pun umpet-umpetan dari orang rumah hehe. Test pertama, ada dua garis merah tapi samar, terus cari informasi di internet tentang hasil garis merah yang samar. Hasilnya masih banyak kemungkinan yang terjadi, belum dikatakan positif seutuhnya, akhirnya saya tunggu sampai waktu haid telat. Beberapa hari kemudian saya balik ke Semarang, dan saya obrolkan ke Pak Suami tentang cerita iseng-isengnya saya beberapa hari ke belakang. Obrolan diawali dengan kesepakatan antar kami agar tidak terlalu banyak harapan pada apa-apa yang belum pasti. Tentu ada kebahagiaan kami seagai calon orang, tapi selalu saling mengingatkan untuk menurunkan grade harapan pada setiap kebahagiaan. Akhirnya ikhtiar kami berlanjut dengan membeli test pack kembali di waktu jadwal menstrurasi yang sudah lewat. Dua garis merah yang muncul semakin jelas, kebahagiaan kami pun semakin meningkat. Untuk memastikan keadaan di dalam Rahim kami bersepakat beberapa hari kemudian untuk berkonsultasi dengan bidan, dan bidan menyatakan positif. Sejak dinyatakan positif oleh tenaga ahli, sejak itu pula mulai dilantunkan lafal quran pertama kali Qs. Ali Imron 190-193 sambil memegang perut. Ada harapan yang ingin kami tanam, ada pesan Alloh yang ingin kami sampaikan lewat ayat tersebut. Tak terasa air mata menetes, tanda kebahagiaan sebagai manusia atas kuasa-Nya, rezeki sekaligus amanah. Pikiran seolah ditarik pada keadaan-keadaan dimana banyak orang yang sudah berusaha keras mendambakan kehamilan, sekaligus bahan muhasabah untuk kami yang harus mempersiapkan diri menjadi orang tua.

Senin, 29 Oktober 2018

Beasiswa Unggulan : Muara Dua Tahun Perjalanan


"Pada akhirnya saya semakin yakin bahwa tugas manusia adalah ikhtiar sekuat tenaga, setelah itu sikap pasrah adalah sikap tawadhu kita sebagai hamba yang menyadari bahwa setiap ikhtiar panjang perlu campur tangan Tuhan, jalan-jalanNya selalu mengejutkan"





Tulisan ini bukan tips dan trik lolos, tapi sedikit sharing pengalaman yang pernah dilalui aja. Saya bukan orang yang mengamalkan peribahasa vini vidi vici (sekali datang dan terus menang) untuk masalah ngejar beasiswa, kurang lebih 5 kali ditolak sana sini, ada yang tinggal selangkah lagi, dan bahkan ada yang seleksi administrasi pun gak lolos hehe. Cukup melelahkan kurang lebih 2 tahun, sampai pada titik pasrah atas segala ikhtiar yang dilakukan. Akhirnya, dengan modal Bismillah melanjutkan studi dengan biaya pribadi, sambil tetap berikhtiar apply beasiswa. Beberapa bulan setelah menjalankan kuliah, ternyata Beasiswa Unggulan (BU) menjadi muara dari perjalanan panjang si pemburu beasiswa ini, tepatnya batch 2 tahun 2018. Alhamdulillah, rezeki hadir saat ada pada titik pasrah atas ikhtiar panjang yang dilakukan, Allah berikan muara terbaik lewat BU.

Kenapa terbaik? Btw, BU itu bisa cuti dan alurnya gak ribet. Saya sebagai bumil merasa diberikan kelonggaran memanfaatkan cuti untuk melahirkan hehe

Oke, langsung aja sedikit sharing tentang gambaran umum BU ya. Tahapan seleksi BU ada dua, yakni seleksi administrasi dan wawancara. BU juga ada dua jenis penerima, pertama on-going (sudah berlanjut kuliah, semester 2, 3, atau 4 jika magister) dan mahasiswa baru (sudah punya LOA, belum menyelesaikan perkuliahan di semester 1). Selanjutnya, untuk persyaratan administrasi secara rinci bisa dilihat di https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Beberapa yang jadi pertanyaan saya saat daftar akan sedikit sharing disini, selebihnya boleh baca-baca dulu di webnya ya.

Yang harus disiapkan?
Semua persyaratan yang tertera di web BU, trik melakukan wawancara plus mental. Jangan lupa baca-baca FAQ di halaman web BU, karena banyak yang masih sifatnya umum di persyaratan BU. BU biasanya dibuka tidak hanya sekali dalam setahun, jadi siap-siap pantengin terus webnya ya.

Tentang prestasi tingkat nasional?
2 tahun terakhir ini sebenarnya saya juga gak punya aktivitas akademis apapun, apalagi prestasi nasional. Tapi untungnya masih 3 tahun yang lalu pernah jadi peserta PIMNAS, dan itu pun gak sampe juara. Selebihnya upload sertifikat-sertifikat seminar dan workshop walaupun bukan tingkat nasional. Jadi, masukkan aja bukti aktivitas yang kira-kira menurutmu paling berbobot dan itu bisa jadi bahan pertimbangan si penyeleksi, gak ada salahnya nyoba, dari pada gak sama sekali, karena di BU penolakan gak langsung lewat system kaya beberapa beasiswa lain yang jika gak sesuai langsung ditolak.

Proposal rencana studi dan essay?
Tahan ini biasanya banyak yang tersendat menghabiskan waktu lama, perlu referensi untuk mulai menulis. Saya pun termmasuk orang yang cari referensi sana sini. Untuk tema besarnya sudah ditentukan oleh pihak BU, sedang untuk alur dan tata cara penulisan gak ada aturan pasti sih. Nah, untuk memudahkan nulis silahkan contoh essay dan proposal rencana studi saya bisa download di sini. 

Tapi tetep keep creative ya..

Apa saja yang dibiayai BU?
Biaya SPP, uang saku, dan uang buku. Biasanya skema pembiayaan setiap tahun berbeda-beda, ada yang langsung ditentukan pihak kemendikbud, ada juga skemanya kita ngajukan dulu. Untuk tahun ini skemanya ngajukan setiap pos pembiayaan di awal semester, kemudian saat kontrak sudah keluar sampai dengan akhir. BU gak ngasih ketentuan berapa nominal yang diajukan, sesuai kebutuhan kita saja. Tapi pihak BU sudah punya batas maksimal pengajuan setiap pos biaya. Jadi misalkan kita mengajukan lebih dari batas maksimal, akan diberikan pada nominal batas maksimal saja, jika pengajuan kurang dari batas maksimal, maka akan diberikan sesuai dengan pengajuan. Jadi, saran saya ajukan aja segede-gedenya, tapi tetep relevan ya hehe. Oh iya, setiap daerah nominal uang buku dan uang saku itu sama, yang beda cuman biaya SPP aja, maka buat yang pada lanjut studi di kota-kota besar, harap bersabar dan bersyukur aja ya hehe

Contoh ajuan pembiayaan : kemaren itu saya ngajukan biaya buku Rp 2.000.000,- untuk 1 tahun, karena biaya buku ini hitungannya per tahun; sedang untuk biaya hidup (uang saku) Rp 12.000.000,- per 6 bulan, artinya 2.000.000,- perbulan. Sedang biaya SPP sesuai dengan biaya yang diajukan karena system pelaporannya reimburse (setor kwitansi pembayaran SPP), jadi kalo ini pasti sesuai. Nah, saat kontrak nominal yang keluar kurang dari nominal yang diajukan –beda tipis-tipis sih, mayan- hehe. Maka yang keluar di kontrak itu adalah nominal maksimal pihak BU.

Tahap pencairan?
Pencairan dilakukan 4 tahap (jika awardee merupakan mahasiswa baru magister), setiap tahap dicairkan 3 minggu setelah mengisi BU report, dan untuk tahap 1 dicairkan 3 minggu setelah kontrak. Setiap tahap tidak dicairkan sesuai nominal tiap semesternya, tapi sudah ditentukan pihak BU, dengan rincian yang sudah diberikan sejak awal. Jadi bisa saja SPP semester 3 dicairkan di tahap 3 atau biaya buku dicairkan langsung di awal. Pencairan banyaknya nominal setiap tahap adalah kewenangan pihak BU.

Kontrak setelah jadi awardee?
Yang paling kerasa sih IPK gak boleh kurang dari 3.00, selebihnya normatif, semacam harus berkelakuan baik, menaati peraturan, dll.

Oke, mungkin cukup dulu. Selamat mencoba ya..

Pada akhirnya saya semakin yakin bahwa tugas manusia adalah ikhtiar sekuat tenaga, setelah itu sikap pasrah adalah sikap tawadhu kita sebagai hamba yang menyadari bahwa setiap ikhtiar panjang perlu campur tangan Tuhan, jalan-jalanNya selalu mengejutkan.


Bandung, 29 Oktober 2018

Senin, 24 September 2018

Keyakinan : Buah dari Ikhtiar Panjang


"Memaknai keyakinan, bukan sekedar hadir atas buah pesimis seorang hamba yang sudah lumpuh dengan tugasnya yaitu ikhtiar, tapi keyakinan dibangun atas ikhtiar panjang, memperkaya pengetahuan, mengusahakan kebaikan-kebaikan, hingga keyakinan menjadi buah keputusan terbaik untuk mengambil langkah selanjutnya"

Sumber sumber : http://kevinspear.com/children-cartoons/faith

Rencananya mau mulai nulis tentang perjalanan hidup lagi setelah menemukan fase-fase kehidupan ‘baru’, tapi ada saja alasan, hingga baru kali ini ‘memaksakan’ untuk mulai nulis lagi, hehe. Anggap saja satu tahun yang lalu, Agustus 2017 kami memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang kehidupan berikutnya. Tepatnya di usia 23 tahun, muda atau tua? Relatif, tergantung siapa yang memandang, karena sejatinya setiap orang punya target waktu ‘kesiapan’ masing-masing. Yang jelas sebagai warga Indonesia, sudah melewati umur ideal batasan minimal KUA. Setelah mencapai umur tertentu, menikah bukan lagi tentang muda atau tua, tapi tentang kesiapan yang tertanam dalam diri, kesiapan lahir batin. Kesiapan tidak lahir dengan sendirinya, tapi atas ikhtiar dan doa yang tak henti dipanjatkan. Ikhtiar setiap manusia memiliki corak tersendiri, kesiapan adalah tentang keyakinan diri untuk melangkah, rasa yakin merupakan buah ikhtiar panjang dalam setiap diri. Ilmu/pengetahuan adalah modal besar untuk menanamkan kesiapan dalam diri, bukan hanya dalam melanjutkan jenjang pernikahan saja, tapi dalam setiap jenjang kehidupan di dunia ini. Tidak usah terlena dengan keadaan yang menggiring kita untuk memutuskan sesuatu karena sebatas dorongan perasaan sesaat saja, karena kehidupan bukan sekedar tentang senang dan tidak senang untuk sesaat juga, lebih dari itu, kebahagiaan disiapkan untuk hal yang kekal, ada yang perlu disiapkan untuk menjadi baik dalam setiap tangga kehidupan yang dilewati. Sejatinya, keunggulan manusia di dunia adalah ada pada setiap prosesnya, ikhtiar!

Jenjang pernikahan adalah sebuah tangga kehidupan yang dibangun atas visi misi dua insan dengan mengusahakan bekal pengetahuan, yang kemudian menjadi sebuah keyakinan, kekuatan bersama. Pengetahuan adalah tombak untuk membangun sebuah rumah tangga, dari rumah tangga, peradaban akan dibangun. Jika pengetahuan menjadi pondasi utama dalam membangun rumah tangga, maka belajar adalah ikhitiar tiada henti yang perlu dilakukan kedua manusia sebagai insan yang hidup di dunia. Sebagai seorang muslim, harus menyadari bahwa ayat quran yang turun pertama kali adalah tentang perintah membaca (belajar, memahami), bukan yang lainnya. Iqro (bacalah, telitilah, pelajarilah), bismirobbik (dengan nama Tuhanmu), perintah membaca juga untuk mengenal nama-nama Alloh, kemudian disandingkan dengan kalimat wa robbukal aqrom (Maha Pemurah, semulia-mulianya), artinya membaca itu manfaatnya ganda, jika terus membaca, mengulang-ngulang, maka Alloh akan memberi petunjuk pengetahuan. Tradisi keilmuan sangat dekat dengan keislaman, sejatinya semakin luas pengetahuan seseorang semakin mengenal Tuhannya, semakin dekat dengan Tuhannya, semakin tawadhu atas keimanannya. Maka keyakinan untuk melanjutkan jenjang kehidupan berikutnya adalah bagian dari keimanan yang dibangun atas ikhtiar memperkaya pengetahuan.  Iqro!

Sabtu, 22 September 2018

(RESUME) Chapter 3 – Zero-Dimensional Nanostructures : Nanoparticle

Chapter 3 – Zero-Dimensional Nanostructures : Nanoparticles
Buku Nanostructures_and_Nanomaterials “Synthesis, Properties and Applications” - Guozhong Cao
Oleh : Halida Rahmi Luthfianti



Sumer : https://www.nextbigfuture.com/2010/11/heterogeneous-nanostructured-electrode.html

3.1. Pendahuluan
Teknik pengolahan suatu bahan (fabrikasi) berukuran nano memiliki berbagai macam cara, termasuk pendekatan top-down dan bottom-up. Teknik tersebut telah banyak dikembangkan dalam sintesis nanopartikel. Top-down, merupakan teknik pengolahan material dari ukuran besar menjadi kecil, yang sudah memiliki fungsi tertentu, contohnya penggerusan (attrition/milling), proses perlakuan panas yang cepat dan berulang (quenching),dan litografi. Proses milling adalah proses penggerusan yang memanfaatkan tumbukkan antara bola dengan dinding wadah. Ball mill banyak digunakan sebagai alat untuk menjadikan nanopartikel, akan tetapi kontaminan dari interaksi antar bola dan dinding kadang menjadi pengotor. Adapun teknik pengolahan lainnya menggunakan pendekatan bottom-up. Bottom-up merupakan teknik pengolahan material yang banyak dilakukan dengan sintesis material menggunakan prekusor tertentu kemudian dijadikan fungsional.
Proses pembentukan partikel nano pada sintesis memiliki beberapa tahapan :
a.       Proses pendekatan kesetimbangan termodinamika
-          Pembangkitan supersaturasi/super jenuh pada larutan
Kondisi dimana pelarut sudah tidak dapat melarutkan zat terlarut.
-          Nukleasi
Pembentukan inti dari larutan-larutan.
-          Pertumbuhan
Merupakan proses yang membentuk antara atom inti pada permukaan (growth surface) dengan atom yang dating (pembentuk)
b.      Proses pendekatan kinetik

3.2. Nukleasi Homogen
Pada proses nukleasi terdapat dua kemungkinan pembentukan inti (nukleasi), yakni : nukleasi homogen dan nukleasi heterogen. Nukleasi homogen adalah pembentukan inti atom yang sejenis dan terjadi secara spontan. Sedangkan nukleasi heterogen adalah pembentukan inti pada suatu material dengan bentuk struktur yang tidak sama antar satu dengan yang lainnya (tejadi pada permukaan, impuritas, batas butir, dislokasi)
Proses nukleasi terjadi beberapa tahapan :
-          Nukleasi meningkat, maka probabilitas pertumbuhan partikel meningkat pula.
-          Spesies tumbuh (pusat nukleasi)
-          Successful growth : tumbuh dan berkumpul mempentuk permukaan bahan.
·         Dasar-dasar Nukleasi Homogen
-          Perubahan energy bebas gibbs per volume.
Energi Gibbs merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam pencampuran larutan dan terlarut. Larutan tidak hanya berbentuk cairan, tetapi termasuk gas juga.  
-          Perubahan energy gibbs atau energi volume
Satuan dari butiran larutan terbagi menjadi dua, yakni energi volume dan energi permukaan. 
Penjumlahan dari energy volume dan energy permukaan merupakan total energy yang terjadi pada fenomena tersebut, yang kemudian akan membentuk puncak pada grafik. Kondisi puncak tersebut disebut kondisi kritis, dimana saat terjadi kondisi kritis nukleus paling stabil.

·         Pertumbuhan nukleasi tahap selanjutnya :
-        Pembangkitan spesies tumbuh
-        Pertumbuhan yang diontrol dari difusi, yani lompatnya spesies ke pusat nukleasi. Yang mengakibatkan adanya diffusion jump frequency, yaitu proses transformasi atom dari satu konsentrasi ke konsentrasi lainnya yang mengakibatkan adanya frekuensi.
-       Proses adsorpsi, yakni pertumbuhan yang terjasdi pada permukaan, menempelnya bulk menuju pusat permukaan.
·         Sintesis nanopartikel logam
Pembentukan ukuran logam nanopartikel diperoleh dengan mencampurkan zat terlarut (konsentrasi rendah) dan polimer lapisan tunggal pada permukaan pertumbuhan. Secara umum, pengaruh-pengaruh terhadap sintesis yakni :
-          Reduksi reagen, yang lebih kuat menyebabkan laju reaksi lebih cepat dan menghasilkan nanopartikel berukuran lebih kecil.
-          Penstabil polimer, yang digunakan untuk stabilisasi reaksi dapat memberikan beragam pengaruh pada proses penumbuhan nanopartikel karena interaksi antara permukaan partikel dan polimer bergatung pada sifat kimia permukaan polimer-partikel, larutan, dan suhu
-          Pengaruh dari at lainnya, seperti reduksi methanol pada H2PtC1
·         Sintesis nanopartikel semikonduktor
-          Nanopartikel semikonduktor nonoksida umumnya disentesis dengan metode pirolisis atau menguraikan prekursor logam organik dalam pelarut nonhidrat dengan temperatur tinggi dalam tempat kedap udara dengan menambahkan stabilizer polimer atau capping material
·         Sintesis nanopartikel oksida
Pada umumnya sintesis nanopartikel oksida lebih stabil secara termal dan kimiawi dibandingkan semikonduktor dan logam, tapi hal tersebut menjadi penyebab reaksi dan penumbuhan nanopartikel oksida lebih sulit untuk dimanipulasi. Sintesis nanopaterikel oksida umumnya dilakukan menggunakan proses sol-gel.
-          Sol-gel, merupakan proses yang . Yang meliputi beberapa tahap :
-          Hidrolisis, merupakan jenis reaksi dekomposisi di mana salah satu reaktannya berupa air.
-          Kondensasi, merupakan perubahan wujud benda ke wwujud yang lebih padat.
-          Pembentukan kristal
·         Reaksi fase uap
-          Secara umum, reaksi dan sintesis nanopartikel dialkukan pada suhu tinggi dan dalam keadaan vakum.
-          Keadaan vakum dibutuhkan untuk memastikan konsentrasi rendah pada pertumbuhan molekul, sehingga dapat mengendalikan difusi penumbuhan berikutnya
·         Segregasi fase padat
-          Nanopartikel logam dan semikonduktor dalam matriks kaca pada komposit dibentuk menggunakan metode nukleasi homogen dalam keadaan padat.
Logam atau semikonduktor yang diinginkan didistribusikan secara homogen dalam lelehan kaca liquid pada suhu tinggi, sebelum didinginkan dengan cepat pada temperatur ruang.

3.3. Nukleasi Heterogen
Prinsip dasar pembentukan inti dalam pendektan kesetimbangan termodinamika sama dengan nukleasi homogeny, begitupun konsep perubahan energy gibbs per volumenya. Yang membedakan adalah perubahan energy volume, perubahan energy permukaan dan atom-atom yang menempel yaitu bukan atom yang sejenis. Beberapa fenomena dalam nukleasi heterogen sebagai berikut :
-          Hidrofobik, sifat fisik suatu molekul yang tidak suka dengan air, dan memiliki sudut < 90 derajat dan lebih besar sama dengan 0 derajat antara liquid dan solid .
-   Hidrofilik, sifat fisik suatu molekul yang tidak suka dengan air, dan memiliki sudut memiliki sudut < 180 derajat dan lebih besar sam dengan 90 derajat antara liquid dan solid.

·         Sintesis nanopartikel
Contoh dari sintesis nanopartikel dalam pendekatan nukleasi heterogen yaitu pada sintesis antara perak dengan Highly Oriented Pyrolitic Graphite (HOPG). Agar atom-atom tersusun dilakukan pemanasan dan fungsi graphite untu menumbuhkan atom-atom tersebut.

3.4. Proses Pendekatan Kinetik
Pertumbuhan yang dikontrol secara kinetik adalah membatasi pertumbuhan secara spasial sehingga pertumbuhan berhenti ketika terbatasnya jumlah bahan sumber yang dikonsumsi atau ruang yang tersedia sudah terisi semua. Adapun kontrol yang dilakukan dalam ruang tersebut yakni :
a)      Air yang dikontrol oleh dan atau dalam gas, seperti aerosol (cairan di dalam kabut gas) dan spray.
b)      Air yang dikontrol dalam air, seperti sintesis micelle dan mikro emulsi.
c)      Dibuat template untuk sintesis, salah satu contohnya dibuat cetakan tapi dalam ukuran nano.
d)     Sintesis self-termining, seperti besi oksida, nanopartikel Fe304 terdispersi dalam matriks polimer padat, dapat disintesis oleh infiltrasi larutan besi klorida.
Pada proses ini tidak dipaksa untuk supersaturasi terlebih dahulu.

Rabu, 29 Agustus 2018

(RESUME) Chapter 1 - Introduction of nanotechnology



Chapter 1 – Introduction of Nanotechnology
Buku Nanostructures_and_Nanomaterials “Synthesis, Properties and Applications” - Guozhong Cao

“There is plenty room of the bottom
-Richard Feyman-


https://www.oxfordmartin.ox.ac.uk/research/programmes/nanoscience/

Pada tahun 1959 ilmuwan hebat Richard Feyman sudah mengetahui akan potensialnya sesuatu yang berukuran semakin kecil. Maksud dari pada pernyataan tersebut adalah semakin dalam kita melihat, maka akan semakin banyak ruang yang dapat diamati. Ruang-ruang tersebut adalah partikel-partikel yang berukuran semakin kecil, akan tetapi memiliki efek besar. Petualangan Richard Feyman dengan pernyataannya adalah mengawali pengembaraan nanoteknologi yang hari ini menjadi tanda kemajuan zaman.
Nanoteknologi merupakan teknologi material yang berukuran nano. Material berukuran nano adalah material yang memiliki dimensi yang berkisar kurang dari 100 nm, atau berkisar 10-9 meter. Adapun ukuran atom terkecil adalah atom hidrogen yang memiliki jari-jari 0,5 amstrong atau 0,5 x 10-10 meter. Jika disetarakan dengan atom hydrogen, satu nanometer kira-kira setara dengan10 atom hydrogen yang dibariskan atau setara dengan 5 silikon yang dibariskan. Ukuran kecil atom hydrogen menjadi hal yang menarik, sehingga atom hydrogen banyak dibahas di mekanika kuantum, hingga tingkat level-level energinya. Hal tersebut dilengkapi dengan teori Landau-Lifshitz bahwa Jika tinjauan klasik atas gejala ini membolehkan partikel untuk memiliki bentuk distribusi energi yang kontinyu, sesuai dengan medan B serta kecepatan awal partikel, maka Landau menunjukkan bahwa partikel justru hanya boleh memiliki tingkat-tingkat energi tertentu.
Secara umum nanoteknologi dapat difahami sebagai teknologi desain, fabrikasi atau pembuatan, dan aplikasi dari struktur nano. Pemanfaatan nanoteknologi saat ini sudah hamper masuk ke segala bidang keilmuan khusunya natural science. Berikut beberapa contoh pemanfaatan nanoteknologi :
  •        Drug delivery. Pengantar atau pembawa obat, yakni dengan menempatkan obat di dalam nanotube karbon, dianggap sebagai nanoteknologi.
  •          Micro-electromechanical systems (MEMS), serangkaian system yang merubah elektrik menjadi mekanik atau merubah mekanik menjadi elektrik. Terbuat dari bahan semikonduktor
  •         Lab-on-a-chip, memiliki ukuran sub-mikron, reaksi yang dibutuhkan sangat kecil.


Selain itu, nanoteknologi banyak berperan dalam pembuatan transistor. Transistor terbagi menjadi 2, yakni BJT (Bipolar Junction Transistor) dan MOSFET (Metal Oxide Silicon atau Semiconductor FET). Adapun beberapa ilmuan yang terkenal dalam menggeluti bidang ini adalah Bardeen, Brattain dan Shockless yang merupakan pemenang dua kali nobel.
Ada banyak cara untuk fabrikasi dan pengolahan seperti top-down dan bottom-up. Top-down merupakan pengolahan material dari ukuran besar menjadi kecil, yang sudah memiliki fungsi tertentu. Sedangkan bottom-up merupakan pengolahan dari material berukuran kecil atau cairan kemudian dijadikan fungsional. Sintesis molekul polimer besar adalah pendekatan bottom-up yang khas, dimana blok bangunan individu (monomer) berkumpul untuk molekul besar atau polimerisasi. Pertumbuhan kristal adalah pendekatan bottom-up yang lain, dimana baik pertumbuhan atom, atau ion atau molekul yang teratur merakit ke dalam struktur kristal yang diinginkan pada pertumbuhan permukaan bahan oleh kumpulan partikel berukuran nano. Pertumbuhan nanomaterial dibagi menjadi beberapa bagian, yakni :
  •  Pertumbuhan fase uap, yakni perubahan uap langsung menjadi padat. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pada peristiwa pemadatan kotoran hidung, hal tersebut berawal dari uap udara yang dihirup, sedang hidung dalam keadaan suhu yang hangat, sehingga terjadi pembentukan uap udara tersebut menjadi kotoran hidung. Selain itu juga peristiwa uap air dan kaca, proses yang terjadi mirip dengan kotoran hidung
  • Pertumbuhan fase cair. Contohnya pada sintesis material yang berbentuk koloid kemudian menjadi padatan
  • Pertumbuhan fase padat. termasuk fase pemisahan untuk membuat partikel logam dalam matriks kaca.
  • Pertumbuhan Hybrid, termasuk pertumbuhan uap-cair-padat (VLS) dari kawat nano.