Beranda

Followers

Senin, 22 Agustus 2011

Don't TRIAL AND ERROR !!

Masa Labil....
Apa yang kita pikirkan dengan kalimat di atas?
Remaja---> inilah salah satu keterkaitan yang pertama muncul dalam pikiran saya ketika mendapat pertanyaan seperti itu (dan saya yakin kawan2 pun bnyak yang berpikiran seperti itu)
apa itu masa labil?
labil bisa dikatakan tidak kokoh, tidak kuat, bingung, dll.
masa labil adalah masa dimana kita banyak mempertanyakan diri kita sendiri, maka dari itu di masa inilah banyak orang yang sedang mencari jati dirinya, adapun masa ini sering disebut masa pubertasi yang sering dibilang dalam bahasa tarbiyah yaitu daulah murohaqoh, dimana ia sedang berada dalam masa peralihan menuju dewasa (yang kalo ngeliat kucing lewat aja dibilang cakep..hhee..) #itu pemahaman menurut saya kawan..^.^
menurut para ahli remaja adalah masa :

Selasa, 16 Agustus 2011

4 tabiát buruk

Ramadhan ini sering sekali kita lebih terlibat terhadap kajian2 yang terkadang rungsing dengan adanya buku kegiatan Ramadhan..akan tetapi ternyata disadariataupun tidak itu membuat kita bertambah tiket surga. WHY ?
1. ibadah kita pada bulan ramadhan terkontrol
2. Pastinya banyak seklali ilmu yang kita dapat
3. dan lain lain..
MESKIPUN awalnya terpaksa, tapi kita ingat moto orang2 pondok pesantren "keterpaksaan menjadi kebiasaan"..Itu memang telah saya rasakan sendiri..hehe
Subuh yang lalu saya mendapat wawasan baru, ketika itu ust. faqih zaenudin (pimpinan pondok pesantren amanah) yang memberikan kuliah subuhnya.. Beliau mengangkat judul 4 tabiát buruk yang tidak terasa sering 'kita' lakukan..taukah teman2 apakah itu??
1. Kencing Sambil Berdiri
mungkin ini mayoritas yang sering melakukan kaum adam yaa..hehe.. nah sekarang jangan lagi deh, itu tabiát buruk lho, yang pastinya Rosul pun tidak melakukannya..
2. Melewati Orang yang sedang Sholat apakah ada batasan ketika melewati orang yang solat di depannya?? ternyata ada teman2, kita tidak boleh melewati orang yang sedang shalat di depannya sampai batas sujudnya (misalnya sejadah)
3. Tidak Menjawab Adzan ga salah temen2 kalo orang tua kita ketika kita masih mungil, nyuruh kita buat "jangan berisik yaa de kalo lagi adzan, dengerin baik2"..itu ternyata merupakan pembelajaran untuk kita supaya kita tidak termasuk orang yang melakukan tabiát yang buruk..
4. Mengusap Muka Setelah Berdoá naah terkecuali ketika di muka kita ada debu atau kotoran yang nempel..hehehe

Semoga kita tidak termasuk orang yang selalu mengerjakan tabi'at buruk :D


publish :
_Gebyar Ramadhan @almanar_
_PD IPM Kota Tasikmalaya_

Kamis, 04 Agustus 2011

Muslim Musiman !

by Halida Rahmi Luthfianti on Monday, August 1, 2011 at 3:57pm
01 agustus 2011 M bertepatan dgn 01 ramadhan 1432 H..
Ahlan wa sahlan fi sahri romadhon :)
lantunan maaf terdetak di hati kita semua, ntah kpd sesama maupun Sang Kholik, tiada lain hanyalah untuk mensucikan diri dari kotoran-kotoran atau dosa2 kita dan welcome to ramadhan. Alhamdulillah, thanks God, trnyata kita semua msh bisa bertemu dgn ramadhan.. Lantas mari kita pergunakan moment yg indah dan pnuh berkah ini dengan amalan2 yg baik, karena segala amalan yg baik pada bulan ini akn dilipat gandakan pahalanya, dan agar mnjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari2. Toh jangan sampai kita trmasuk MUSLIM MUSIMAN kawan, berbuat baik hanya pada bulan ramadhan saja, solat pun bln rmdhn saja, insyaf pun bulan ramadhan saja, pake kerudung jg krna rmdhan, mnutup aurat krna bulan rmadhan, hmm, after that? Maaf hey ramadhan bukan untuk dijadikan ajang ngetrend2an ato musim2an, rmdhan bukan petasan, kembang api, yg ngtrend di bulan rmdhan. Tp rmdhn ajang untuk melatih diri kita dr sgala godaan syetan, dan di aplikasikan di bulan2 slain ramadhan..
Semoga kita tidak termasuk orang2 yg hanya "mnjadi power ranger" di bulan ramadhan, tapi 'berubahlah' menjadi lbh baik setiap waktu..
Juga semoga kita tdk termasuk seorang MUSLIM yg MUSIMAN, semoga alloh selalu bersama kita sekalian yg ttp konsisten sampai saat ini mnjadi umat MUSLIM. Aamin..
Wilujeng shaum :)

Kamis, 09 Juni 2011

SAATNYA ADVOKASI PELAJAR TERJUN

Menurut Al-Ghazali, pendidikan dalam prosesnya haruslah mengarah kepada pendekatan diri kepada Allah dan kesempurnaan insani, mengarahkan manusia untuk mencapai tujuan hidupnya yaitu bahagia dunia dan akhirat. Pendidikan selain berfungsi untuk mencerdaskan manusia juga merupakan jalan utama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga kita memperoleh kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. Persolaan yang terjadi saat ini, pendidikan telah didistorsi menjadi alat untuk mencapai kemasyhuran, kedudukan dan materi semata.

Karena itu semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang belum tentu ia menjadi semakin bahagia, semakin baik dan semakin taqwa Kepada Allah SWT. Bahkan sering kita jumpai kaum terdidik melakukan kejahatan, kekejaman, dan kesewenang-wenangan.

Dewasa ini aksi dunia barat yang sering kita kenal orang-orang yahudi, musuh besar agama islam, jarang sekali menampakan perjuangan menggoyahkan iman,akhlaq, juga moral kita dalam bentuk yang dzohir atau jelas. Why? Mereka tahu bahwasannya islam merupakan mayoritas agama di seluruh dunia yang di dalamnya banyak cendikian-cendikian atau ilmuan-ilmuan hebat, toh pastinya mereka takut islam menguasai dunia ini.

Maka dari itu mereka berfikir bagaimana cara menggoyahkannya. Dengan disesuaikan akan zaman sekarang ini, maka mereka berfikir bahwa dengan menggoyahkan moral serta akhlaqlah salah satu caranya, yang mereka kemas dalam berbagai tekhnik, sehingga seolah-olah kita (umat muslim) tidak menyadarinya dan merasa itu benar dengan apa yang dilakukannya, begitu pula awalnya tidak akan merasa bahwa itu merupakan penipisan terhadap moral dan akhlaq kita, akan tetapi yang akhirnya akan menjadi dampak yang sangat besar terhadap kehidupan kita.

Salah satu dampaknya banyak pemimpin-pemimpin yang pada akhirnya korupsi, tidak bertanggung jawab atas kepemimpinannya, atau apalah, ini sering terjadi karena merosotnya pendidikan moral juga akhla yang akan membentuk karakter seseorang, sehingga seseorang itu tidak menjadi manusia yang instan, yang pada akhirnya banyak anak sekolah sekarang ini yang sekolah hanya ingin mendapatkan nilai yang jadinya saling conteklah, tidak jujur, wah..wah..wah…bukan tholabul ‘ilmi deh jadinya, tholabul nilai dong.. 

Dan ada pula contoh lainnya yaitu ketertarikan orang terhadap lembaga pendidikan bukan lagi dilihat dari segala segi yang di dalamnya adanya pendidikan moral serta akhlaqnya, akan tetapi : karena prestasinya yang condong terhadap IQ seseorang, atau apalah, dan akhirnya berdampak pula terhadap pula pada karakter/kepribadian kita yang tidak disuguhi pendidikan moral serta akhlaqnya.. Zaman sekarang ini sudah banyak lembaga-lembaga yang mengatasnamakan beasiswa, yang membuat orang-orang tertarik, akan tetapi pada akhirnya kita seolah-olah menjadi hewan peliharaan mereka, yang mau diperintahkan ini itu, tanpa adanya pendidikan moral dan akhlaqnya..


Astagfirulloh......
Betapa mirisnya nasib Agama, Negara/Bangsa kita ini yang terus-terusan dijajah. Toh siapa lagi yang akan menyongsong kepada kemajuan Agama, Negara/Bangsa kita tercinta ini, selain kita?? kitalah penentunya. Mereka saja sudah bisa berfikir kelicikannya sampai jauh sana, kenapa kita tidak bisa berfikir lebih jauh untuk menyangga nya??
Saatnya pelajar BANGKIT !!
Songsongkan terus potensi yang ada, dan selalu berada pada garis Agama !!

Bangkit ADVOKASI PELAJAR? Bangkit agama, bangkit negara!!