Beranda

Followers

Tampilkan postingan dengan label Safari Ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Safari Ilmu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Mei 2017

Surabaya dan Hangatnya Ber-Muhammadiyah



Pertama kali berkunjung ke surabaya, aku membayangkang sumuk dan padatnya kota besar ini.Atau mungkin seperti ibu kota besar lainnya, solokan berbau dan berwarna, ah ibu kota. 
Dan Katanya..Belum lagi Nada tinggi bicara, "jangan kaget itu bukan marah" katanya. 

Tapi islam tetaplah islam, bagiku ideologi yang ditanamkan lewat Muhammadiyah membuat bertahan dimanapun tempatnya, bagaimanapun kulturnya. Maka perbedaan kultur merupakan laboratorium pembelajaran terhebat untuk mencapai sebaik2nya budi.Gedung tinggi itu, bukan perguruan tinggi, tapi sekolah dasar di sekitar perguruan tinggi. Aku mulai melihat kehangatan kota ini, SD Muhammadiyah 26, panti asuhan, dll komplek Muhammadiyah. Ku hubungi beberapa kawan IMM ITS, sepertinya kami tak pernah lama bersua, tapi begitu akrab, rasanya paling enak untuk direpotkan hehe 
Keesokan harinya ku hubungi guru terhebatku, Gus Pur. Untuk sekedar mencicipi Laboratorium Fiska Teori ITS, walau rada alergi kuantum, ah untung pindah ngobrol ke ruangannya.Katanya, teman terbaik adalah teman yang tak segan untuk 'direpotkan' dan 'merepotkan'. Entahlah, tapi begitulah kira2 karena kesamaan ideologi, 'repot dan merepotkan' menjadi begitu filosofis. Lalu kami diajak keliling menikmati kota surabaya. Katanya "memuliakan tamu" hehe *tau aja, ini mesti kader sdah lulus DAD, peka :') Ruangan dosen Fisika, isinya kitab2 tafsir quran, ayat2 semesta, Nalar ayat2 semest, dan buku2 fisika teori jelas numpuk disitu. 

Muhammadiyah pelopor pembaharu, maka spirit berkemajuan harus selalu dijiwai."karena belajar itu babnya agama, sub bab nya fisika, kimia, ekonomi, hukum, dll." Filosofis!! Obrolan semakin renyah, mulai akademik hingga proyek peradaban Trensains, kemarin baru meluluskan angkatan kedua. Generasi pecinta quran dan sains. Aku melihat, peradaban islam akan segera direbut kembali. Minimal, sedang diperjuangkan. Ada tekad untuk bangkit. Ada semangat untuk kembali mengarungi. Namanya ikhtiar, capek, lelah, tapi ada mimpi yang harus segera dicapai. Itulah perjuangan. 
Besok, aku harus pulang, ada harapan, semoga pulang untuk kembali :)Sebelumnya antrian panjang, 2 jam lebih obrolan kami berakhir karena beliau harus mengajar di kelas. 

Aku menemukan kehangatan di Surabaya, lagi2 karena kesamaan ideologi.



Surabaya, 12 Mei 2017

Kamis, 27 Oktober 2016

Pare Rasa Gontor

Gambar diambil dari ojek saat OTW

PARE
Orang banyak mengenalnya kampung inggris (walau sudah banyak menawarkan bahasa lain). Tepatnya di Kediri, Jawa Timur. 

Hari pertama sampai Pare, istirahat sejenak, malamnya langsung orientasi di camp, dan kebetulan malam itu adalah malam pertama mengawali se-pekan ke depan, segala pelanggaran satu minggu ke belakang sudah dievaluasi, jadi ada semacam agenda untuk mengawali pekan baru, namanya Welcoming Weekly. Isi kegiatannya mirip-mirip Language Exhibition dan muhadoroh di pondok dulu. Setelah selesai, mulai diperkenalkan dengan peraturan dan punishment di camp, berupa point pelanggaran. Ba'da magrib dan subuh conversation, vocabulary, discuss, dan lainnya, jadi jangan harap habis subuh tidur lagi ya. Sore, jalanan ramai, orang pulang kursus pakai sepeda, dan suara ngaji dari speaker masjid menjelang magrib selalu dilantunkan di setiap masjid. Dan ini fiks ingatan saya serasa dikembalikan ke beberapa tahun yang lalu. Pikir saya, ini mesti banyak orang-orang Gontor yang punya pengaruh disini, karena asatidz saya banyak alumni Gontor.

PARE rasa Gontor..

Nah menurut wikipedia, konon perintis kampung inggris ini adalah Mr. Kalen Osen alumni gontor, beliau terinspirasi dengan salah satu warga Pare Kyai Yazid ibnu Thohir, yang sering dijadikan juru bicara presiden soekarno saat berkomunikasi dengan orang asing. Mr. Kalen Osen yang mendirikan salah satu lembaga kursus di Pare, sampai hari ini masih termasuk kursusan yang eksis diantara puluhan bahkan ratusan kursusan yang ada di Pare.

Ternyata bener dugaan saya, Pare rasa Gontor. Maka jangan heran jika hidup di Pare serasa jadi Alif di film 5 Menara. APA SIH

PARE rasa Gontor..


13:04 WIB
Pare, 28 Oktober 2016

Belajar, Berdasar, Sabar, ini Indonesia

Gambar : Bokori 2015
Setelah beberapa bulan 'menikmati' kegabutan menunggu wisuda, rasanya harus segera disudahi.
Menikmati yang bukan nikmatnya ternyata tidak nikmat.
Harus kembali membangun semangat, harus kembali membangun yang baik-baik.
Maka pesan Alloh lewat surat al-insyiroh adalah jelas "setelah kerjakan satu, kerjakan lainnya"
Akhirnya memutuskan untuk kembali ke kampus, walau sekedar numpang internetan.

Sebelum melanjutkan pengembaraan ilmu, sebagai mahasiswa yang sudah dibimbing hingga selesai studi, sepertinya berpamitan dengan dosen pembimbing adalah hal yang lumrah.
Maka saat bertemu saya selalu memanfaatkan waktu untuk bercerita lain-lain, rencana studi, kesibukan yang sedang dilakukan, dan lain-lain.
Karena itu yang saya dapatkan arti dari silaturahmi.

Tentang rencana studi, kegiatan di luar kampus, hingga saya bercerita kegelisahan ilmu yang digeluti tidak menyentuh masyarakat pada umumnya.

Disisi lain orang yang akan bertahan adalah mereka yang bisa beradaptasi dengan lingkungannya.
Ini Indonesia, tidak mau muluk-muluk dan tidak mau tahu.
Percepatan elektron yang kurang lebih tiga ratusan tahun diteliti baru dapat di aplikasikan sekarang.
Nano teknologi yang terhitung lebih cepat sampai pada aplikasi sektar puluhan tahun
Juga mereka tak mau tahu.
Yang penting apa yang bisa aplikasikan.
Sehingga nyaris ILMU itu sulit dihargai

Beliau hanya tersenyum, nampaknya sempat merasakan apa yang saya rasakan.
"ya, betul apa yang kamu katakan, memang dilematis, tapi"
Lanjutnya, bahwa SAINTIS, mempertahankan ideologi adalah sebuah keharusan, tapi pragmatis dalam hal-hal tertentu juga kadang diperlukan. Ya dilema, tapi harus terus dan tetap semangat dalam menimba ilmu, jangan lupa SABAR. Karena kita hidup di Indonesia (Dr. -Eng. Mukhtar Effendi).

Saitis bermain konsep, bermain dasar, bermain akar, mempertahkan ideologi adalah sebuah keharusan.
Indonesia, aplikatif jelas lebih dihargai dari pada penemu panci sekalipun.
Ditambah lagi jika banyak menghabiskan uang negara.

Ideologi adalah pandangan dasar yang harus dipegang kuat.
Tanpanya ibarat pohon tanpa akar, tak berkembang.
Pun jika akar yang tidak kokoh, terkena angin, hujan, lalau roboh.
Akar wajib dan harus kuat, agar tumbuh dan kokoh.
oh, IDEALIS! 

Saya jadi teringat saat mulai mempertimbangkan judul skripsi.
Hmm pada akhirnya ikut terjun dalam pengembaraan magnet yang katanya sedang menjadi proyek besar bangsa ini.
Jika hanya itu....
Ah, PRAGMATIS!

Dilematis..
Tapi, mau apa kita sekarang? Lantas sudahi? Berhenti?
Nyatanya ini Indonesia, yang tentu patut kita syukuri.

Maka, empat asumsi dasar menurut Nauib Al-Atas merupakan bekal ideologis yang mesti dipegang para pencari ilmu.

1. Asusmi Teologis = Tuhan itu ada
Jika asumsi ini sudah dipegang sejak awal, maka mencari ilmu adalah proses tafakur untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.


2. Asumsi Etika = Budi yang baik

Mencari ilmu adalah sebuah proses perbaikan budi/akhlaq. Sehingga tidak ada lagi yang memalsukan data dalam penelitian, berbohong, sombong, dll.


3. Asumsi Spiritual = Semangat untuk menebar kebaikan

Manusia hidup dunia hakikatnya untuk menebar manfaat. Maka tidak ada lagi hasil pencarian ilmu digunakan untuk kejahatan.

Pada akhirnya yang pragmatis cukup METODOLOGIS, TIDAK untuk ranah KONSEP.
Sehingga proyek tidak hanya sekedar proyek.
Tetap belajar dalam kesunyian, dalam keterasingan, untuk mengokohkan akar.
Tetap belajar, tetap berdasar, jangan lupa SABAR, ini Indonesia :D




10:04 WIB

Pare, 28 Oktober 2016

Selasa, 11 Oktober 2016

Inspirasi Ahad


Ahad, 09 Oktober 2016

Ahad pagi mungkin SUNMOR di GOR lebih menarik.
Tapi bagi kami tidak, ada yang lebih asik.
Silaturahmi membawa berkah.
Silaturahmi investasi hari esok.
Silaturahmi membawa rezeki.
Itu berdasar qur'an dan sunnah.
Maka dakwah itu harus berdasar qur'an dan sunnah namanya khoir, kalo di Muhammadiyah namanya gerakan pemurnian. Kalo cukup disitu, dakwah kurang mengakar, maka perlulah baik dengan makna ma'ruf, yakni baik juga menurut orang lain, artinya dakwah selain purifikasi juga membudaya, kalo di Muhammadiyah namanya gerakan kultural. Karena yang kuat itu, yang paling kultural.
Biar kuat dan berisi maka Muhammadiyah harus khoir dan ma'ruf.
Gitu kata pemateri Drs. Tafsir, M.Ag yang juga Ketua Umum PWM Jateng.


 Alumni, civitas akademika dan beberapa pimpinan IMM Soedirman UNSOED

Saat wawancara media

Tamu Undangan

Ahad malam, esok sudah senin, Sepertinya enak kalo tidur tidak larut malam, karena esok hari Senin.
Mulai bekerja lagi, mulai kuliah lagi, mulai sekolah lagi.
Tapi malam ini ada yang lebih asik dibanding tidur gasik.
Siapa yang tak tahu Dahnil Anzar Simanjuntak, akrab dipanggil Bang Dahnil.
Ketua Umum PP Muhammadiyah yang banyak dikenal orang luar.
Kenapa dikenal?
Kasus Siyono yang ia meninggal tak tahu sebab, sekarang terbuka sudah segala kebohongan negeri ini.
Yang membuat Pak Gubernur minta maaf, tidak cukup itu, jalan hukum masih berjalan.
Penggagas Madrasah Anti Korupi (MAK) berjamaah lawan korupsi.
Yang mengingatakan etika ruhut sitompul
Yang mengusulkan orang korupsi, jika meninggal jenazah tak dishalatkan.
dan lain-lain
Mirip detektif, apalagi kaca mata bulat yang dipakainya. Cocok
Bukan itu, tapi ini tentang geraknya, bikin merinding.

Di awal jadi Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, kepala dan mata sebelah kanan beliau seperti orang struk yang tidak bisa berbuat apa-apa, sampai dilarikan ke Singapura untuk pengobatan. Ada ijtihad dalam hati beliau "jika sehat nanti saya akan mengurusi Pemuda Muhammadiyah 'habis-habisan' sekuat tenaga". Merindingggg..
Sekarang nyatalah berapa kasus yang sudah di selesaikan, gerakan Pemuda Muhammadiyah yang semakin progresif.
Bagaimana dengan kita yang sehat?

Sebelum berangkat mengadvokasi Siyono, beliau izin istri dan anaknya dulu.
Anaknya namanya Ayi "Yi, kalo Abi meninggal dibunuh, tapi nggak tahu sebabnya. Gimana rasanya?"
Ayi "Gak mau bi, gak terima"
Bang Dahnil "Ada teman-temanmu yang begitu Yi, mereka ngga tahu sebab ayahnya (Siyono) dibunuh. Kalo Abi mau cari tahu alasan meninggalnya, kira-kira Ayi izinin gak? Resikonya Abi terancam dibunuh juga loh, Yi"
Ayi "Gak apa-apa Bi, Ayi bangga sama Abi"
Istrinya "Gak apa-apa Bi, kami bangga"
Merindingggg...
Anak dan istri mana yang jika taruhannya nyawa, mereka malah mendukung dan bangga?
Pasti mereka yang juga didakwahi olehnya.
Maka dakwah itu keluarga harus ikut beri kontribusi.

Setelah melakukan beberapa hal yang begitu berat konsekuensinya.
"sebenarnya saya ini siapa sih, kalo ibara lalat dipukul ya langsung mati, tapi kenapa masih harus memperjuangkan ini itu yang konsekuensinya besar? saya hanya percaya Alloh itu ada, janji Alloh itu benar. Yang menolong agama, yang akan dapat pertolongan Alloh" Bang Dahnil

Terima kasih, Ahad menginspirasi.
Semoga mereka sehat selalu.

Bersama Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, ME

Minggu, 12 Juni 2016

KULIAH ONLINE (KULON) SPESIAL RAMADHAN (sumber : group whatsapp KULON Nano World Indonesia)


KULIAH ONLINE (KULON) SPESIAL RAMADHAN 
(sumber : group whatsapp KULON Nano World Indonesia, NWI Jaya)

Kajian Ilmiah ini diadakan pada  Minggu, 12 Juni 2016 Pukul 13.00 - 15.00 WIB.

Judul : Introduction of Nanotechnology 
Pemateri : Fajar  Budi Laknosono  (Pukyong National University, South Korea)
SLIDE MATERI KULIAH ONLINE


Nanoteknologi, , bisa dipisahkan menjadi dua kata : nano ? teknologi. (Nano yang identik dengan 10^-9 m) dengan begitu kalo ditinjau dari 2 kata tersebut akan menghasilkan definisi kalo nanoteknologi itu ilmu untuk membuat sesuatu menjadi nano atau 10-9 meter. Sifat suatu material akan menjadi sangat unik ketika berukuran nano alias 10-9 m.  Sifat unik tersebut bisa  positif atau negatif. 

Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulakan bahwa  nanoteknologi itu merupakan ilmu untuk membuat sesuatu berukuran nano dengan memunculkan sifat positif dan bisa menghindari sifat negatifnya
Contoh sifat positif material yang berukuran nano adalah.
1. kuatnya suatu struktur
2. Efek photocatalyst
3. Sifat hydrophobic
4. Anti api
5. Anti bakteri
6. Self cleaning dan lain - lain.

Mengapa Suatu material akan muncul sifat bagusnya ketika dibuat menjadi ukuran nano?, Ternyata pada ukuran nano material akan memiliki suatu effect yang biasa disebut dengan quantum size effect.
effect tersebut disebabkan karena dengan kecilnya suatu material maka akan semakin besar luas permukaan, interaksi antar permukaan, konduktivitas dll
kriteria nano ini ada batasnya, yang disepakati adalah 1-100 nm, kalo untuk quantum dots 1-10 nm.
nanoteknologi ini banyak sekali diaplikasikan di berbagai bidang  (pertanian, science, medical, engineering, cooking, energy, energy storage, food science) 

contoh dari nanoteknologi tentu saja sangat banyak : material-material unik seperti aerogel, CNT, graphene, dll semuanya memakai nanoteknologi www.kickstarter.com/projects/1215717222/odotm-self-cleaning-jeans-that-never-stink-or-stai/description
bahkan material paling mahal pun adalah material nano
Dengan begitu nanoteknologi sangat menarik dipejari dan prosfek kedepannya sangat cerah. Apalagi di Indonesia yang punya material dasar yang sangat banyak. potensi nanoteknologi di Indonesia (http://www.slideshare.net/fajarbudilaksono5/nanotechnolgy-based-on-local-natural-resources-42894861
Cara pembuatan nano ada 2 :
1. Top down 
Top down adalah cara membuat nano material dari  material yang  lebih besar 
*bisa di lakukan dengan mengulek, atau menghancurkan dengan high energy milling, giant magnetoresistance, menggunakan laser (dipotong jadi kecil-kecill) dll
2. Bottom up
Bottom up adalah kebalikannya dari top down 
Membuat nano material dari material yang lebih kecil yaitu atom, ion, maupun cluster menjadi nano material 
*bisa dilakukan dengan metode sol gel  (membuat nano silver) (https://www.youtube.com/watch?v=L-GwpAJ9MJ0
Questions & Answers 
1. Dito Anurogo, S2 IKD Biomedis FK UGM Yogyakarta:
a. Bagaimana issue nanosafety dan nanobioethics di dalam perkembangan nanomaterial untuk nanomedicine?
b. Bagaimana nanotechnology dapat memberikan solusi untuk pelbagai penyakit neurodegenerative dan cancer? 
c. Bagaimana nanotechnology dapat bersinergi dengan stem cells dan bioinformatics?
*Boleh saya minta email dan japri, untuk komunikasi lebih lanjut?
Terimakasih.
Dito Anurogo, M.D.
ditoanurogo@gmail.com

Jawaban : 

organisasi seperti EPA berusaha untuk mencegah beredarnya produk nanoteknologi'
tapi ya kaitannya sama makanan, meskipun begitu dilarang bukan karena berbahaya, tapi belum ada riset yang membuktikan bahwa itu aman, berbahaya karena kalo material nano masuk dalam tubuh dapat merusak sel, dan kadang material anno juga bisa membunuh bakteri dengan menghasilkan radikal, makanya pada awal saya tekankan bahwa dengan menanokan akan muncul sifat positif dan negatif. 

b. Untuk masalah cancer  dan penyakit neurodegenerative sudah banyak approach yang dilakukan http://www.penggagas.com/exploding-nanobuble-sang-pembunuh-sel-kanker-hasil-penelitian-terkini/ 
 bisa dibaca juga jurnalnya (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22261367 )

c. untuk sinergi dengan stem cell, tentu saja akan bersinergi dengan baik
email saya fajarbudilaksono12@gmail.com nomor hp 01098161202

2. Ratih UNJ_Fisika
a. Apakah disana ada Prof yg menggeluti nanotek khususnya thin film dan nanostruktur ZnO (Zinc Oxide) terutama pd sintesis, karakterisasi, dan aplikasi ZnO itu sndiri? Soalnya skripsi sy terkait dgn hal tsb, siapa tau bs lanjut S2 dsana.
Jawaban : Untuk profesor bisa dibrowsing di google scholar  
mau, tinggal dilihat pengarangnya, sudah ada email tersedia juga

3. Nano   Unas_Teknik Fisika
a. apakah setiap percobaan nano akan memunculkan hasil positif?
b. Selain bahan seperti TiO, ZnO, dan yang paling sering di gunakan dalam percobaan nano ini, apakah ada bahan yang lainnya. Jadi, penelitian nano ini terkhusus pada bahan dasar tertentu (yg 4-5) itu *kalo gk salah, atau bisa keseluruhannya, atau sesuai dengan bidang yang di teliti oleh praktikan? Terimakasih 
c. Untuk cara pembuatan nano teknologi, di indonesia sendiri percobaan yang paling di lakukan dari dua cara itu apa sih kak, dan kelebihan serta kekurangannya?
Jawaban  
a. tentu saja belum tentu, kalo sudah pasti positif namanya bukan riset
b. Bahan lain sangat banyak, bisa pake nanosilver, anosilica, nanogold (agak mahal), nanocarbon, dll
c. Kalo mengejar biaya murah biasanya memakai topdown. Kalo mengejar hasil bagus pakainya bottom up.
Tetapi yang sering dilakukan biasanya bottom up karena hasilnya jauh lebih kecil dan bisa dilarutkan dengan mudah untuk proses coating selanjutnya

4. Septian ulan dini/universitas lampung
Peralatannya top down/buttom up kalo di indonesia tersedia di mana kak ?
Jawaban : 
Kalo bottom up itu cuma butuh peralatan lab biasa, sperti stirer, hotplate, furncae, peralatan gelas dll. jadi hampir disetiap lab kita bisa melakukan untuk top down yang mungkin agak susah. Tapi di hampir tiap universitas ada HEM,  yang saya tahu di fisika undip, di LIPI, dll

5. Saya Aisyah_Perikanan_Unpad
Untuk aplikasi terkait nanoteknologi di bidang perikanan apa saja ya? Terimakasih
Jawaban 
makanan ikan ( nano) , sistem pengawetan ikan (berbasis nano), dll


6. Fanani_Tek.Mesin_UMY
Apakah nanorobot itu ada, dan jika ada sudahkah diaplikasikan di bidang kesehatan?
Jawaban : 

nanorobot sangat banyak ; basic komputasi dan robotic itu sebenarnya nanoteknologi, kita lihat saja komponen dari chip dsb (pasti memakai material nano) > http://www.nanowerk.com/nanotechnology-news/newsid=39537.php 
 ini aplikasinya di bidang kesehatan
ada konsep yang untuk memperbaiki DNA
 https://www.youtube.com/watch?v=ayteOA5VDRI biasanya awalnya untuk drug delivery,  tapi yang untuk memperbaiki DNA belum tau, mungkin dalam tahap riset.

 Bagaimana aplikasi nanotek utk energi terbarukan?
 wah ini sangat banyak hehhe
bisa dari fuelcell, baterai, dll
itu berbasis nanoteknologi

7. Fariha_UINSA_Biologi_
Bagaimana mengenai alat-alat yang diperlukan dalam pengembangan percobaa  nanoteknologi?
Jawaban 
seperti sebelumnya, alat itu bisa kita akali dan kreatifi seadanya. gak harus ribet, setausaya apa adanya bisa, : seperti yang nanosilver  tadi tapi reagenya emang cukup mahal kadang2 hehehe
www.youtube.com/watch?v=L-GwpAJ9MJ0 seperti ini kan sederhana


8. andre_undip_mas  
bagaimana sifat kolagen dan kitosan dalam skala nano?
Jawaban 
sifat colagen dan kitosan skala nano sepertinya akan menambah sifat antibakterinya,  kalo keduanya digabung bisa jadi penyembuh luka juga, ini contohnya


9. Nina_fresh gaduated of muqimus sunnah boarding school_palembang
a. Apa yg buat kk interest untuk mempelajari nanotecnology?
b. Bisa ceritain perjalan riset kakak dlm pembuatan sesuatu dgn nanotecnology?semacam pengalamnlaah
Jawaban : 
saya tertarik awalnya waktu jadi ketua biro riset jurusan dan mengundang dosen saya untuk menyampaikan materi annoteknologi, setelah itu saya membuat proposal research, hampir semuanya tentang nanoteknologi, seperti sudah dibilang tadi, selfcleaning clothes, lampu anti asap rokok, sistem pengawetan sayur buah dan iikan berbasis nanoteknologi, darisana saya tahu macam-macam, ikut organisasi nano universitas juga, waktu dulu saya ikutnya nasafor, jadi bertemu banyak orang hebat yang berkecimpung di bidang nanoteknologi, yang kedua saya tidak ikut karena sudah berkualiah disini, jadi kalo sya mengajukan proposal riset nanoteknologi, kalo ide tujuannya sudah oke 95% diterima,proposal pkm nanoteknologi tim kita belum pernah ditolak hehehe

10. Dani_Biologi_UNY

a. sudah adakan pengaplikasian nanoteknologi untuk tanaman hidroponik?  Terimakasih
Jawaban : 
Pengaplikasian untuk bidang hidrponik sangat banyak, contoh  : http://www.penggagas.com/grove-berkebun-dalam-rumah-tanpa-pupuk-dan-pestisida-berbahaya/ 
konsepnya sudah mateng, dan pupuk serta sensornya pake nanoteknologi


11. Bima 
a. mengingat nanoteknologi terus berkembang karena manusia akan selalu berpikir kritis dan kreatif, maka bagaimana etika dalam penerapan nanoteknologi pada saat ini? Apakah sudah ada regulasi tertentu?

b. Mengingat juga manusia ingin mengembangkan karena prinsip industri, tetapi terkadang mengkesampingkan dampak ke lingkungan. Apakah teknologi nano ini mempunya lifetime yg akan berfungsi linear dengan dampak lingkungannya? (Maksud saya begini, ambil lah contoh baju anti noda yg sudah disebutkan, apakah dengan berjalan lifetime nya dapat menghasilkan by product yg akan berdampak buruk ke lingkungan?)
Jawaban 
regulasi tentu saja sudah ada, kecuali di Indonesia yang regulasinya masih sangat terbatas, bisa dilihat organisasi seperti EPA telah membuat regulasi, By product tentu saja ada, cuman, akan aman tergantung pada materialnya, oleh karena itu ya perlu dilihat materialnya apa dan ditreatment sebelum dikeluarkan, tetapi yang diaplikasikan selama ini seperti nanosilica nano titania akan aman



12. Maulina L_Fisika_UIN SUKA 
 Kalo boleh tau kak fajar fokusnya researchnya dibagian mana ya kak?,  Tentang quantum dots, apakah di buat dengan ke 2 metode yg td kakak sampaikan juga? , Ukuran material quantum dot kan rentangnya lebih kecil, apakah pembuatannya lebih susah atau bagaimana?

Jawaban : 
Fokus riset saya gado2 ,tapi kalo tentang nanoteknologi lebih ke photocatalyst, meskipun sekarang sudah tidak lagi tapi pengen kesana lagi,  Quantum dots gak bisa pake top down sepertinya
 jadi harus yang bottom up karena hasilnya topdown biasanya duiatas 50 nm ini lengkapnya https://en.wikipedia.org/wiki/Quantum_dot  bisa dipelajari dari cara pembuatannya dsbnya 


13. Ratih_UNJ_Fisika
 aplikasi nanotek di bdng semikonduktor apa aja setau kaka? Sama utk di energi terbarukan bagaimana  hub nya dgn nanotek? Lalu material nanotek apa yg paling byk kegunaannya utk indonesia? Lalu sy ingin menjelaskan prtanyaan sy yg awal, adakah prof di pukyong yg menggeluti ZnO?
Jawaban 
Ratih punya hp kan??nah itu akan menjawab semua pertanyaan pertama Ratih, hp itu isinya material semi konduktor semua dari layarnya, chipnya, dll, dan memakai nanoteknologi juga, gorilla glass kuat karena nanoteknologi juga, Nanoteknologi akan membantu berkembangnya energi terbarukan  okey saya sebutkan satu per satu, solar cell, dari DSSC sampe yang biasa itu memakai nanoteknologi, Selanjutnya fuel cell, yang membran pada fuelcell yang biasa dipakai itum memakai nanoteknologi,  Terus seperti pada pembangkit listrik tenaga angin dan ombak, biasanya di mix nanoteknologi untuk memperkuat struktur, wah untuk professor di Pukyong yang saya tau mainnya nanotdots yang di lab nanotechnology, yang main ZnO belum tau saya. 


14. nining dari UGM
untuk riset PhD nya mas Fajar, ini sedang mengembangkan apa aja sih? Mungkin bisa cerita-cerita banyak ??
Jawaban :
 belum pHD, baru mau selesai master,makanya mungkin umur kita gak beda jauh.
kalo mau baca publikasi saya http://www.jksww.or.kr/journal/list.php?keyword=Ferrate(VI)  yang list pertama


15. Halida_Fisika UNSOED_ 
sebelumnya saya cerita dulu, saya sedang TA untuk membuat nanomagnetik sebagai penyerap gelombang mikro menggunakan Barium ferit doping Mn (x=0; 0,1; 0,2; 0,3). dari berbagai referensi didapatkan bahwa barium ferit memiliki sifat kemagnetan bahan kuat (hard magnet=Hc tinggi) dengan menggunakan metode tertentu. Tujuan saya menggunakan doping Mn adalah untuk menurunkan nilai koersivitasnya (menjadikan soft magnet), dan menggunakan metode hibrid solgel (gabungan solgel dan solid state) untuk mengecilkan ukuran. Akan tetapi hasil yang di dapat adalah nilai koersivitas Hc barium ferit yang tanpa doping (x=0) malah lebih kecil daripada yang sudah di doping dengan Mn, artinya Hc barium ferit lebih kecil daripada yang sudah didoping, dan bahkan sudah masuk ke dalam jenis soft magnetik. Berbeda banget dengan referensi yang saya dapat. nah PERTANYAANNYA : karena saya pakai hibrid solgel untuk mengecilkan ukuran, apakah ada hubungan antara ukuran kristal dengan sifat kemagnetan bahan? terima kasih kak.. Halida Rahmi Luthfianti_FISIKA UNSOED_halidarahmi@gmail.com

Jawaban 

16. Lidya_Univ Jambi_Matematika
a. Di indonesia sendiri apakah sudah ada perusahaan yg mulai mengembangkan nanoteknologi? Kalau ada,tolong sebutkan dan penjelasan nanoteknologi nya di bidang apa perusahaan tsb?
b. 2. Lalu menurut kakak, prospek nanoteknologi ke depan nya di indonesia sendiri gimana kak? Apakah akan makin lebih berkembang atau gimana ya kak?
Jawaban 
dari pabrik cat, pernah liat cat yang anti air, bertahan lama dll itu nanoteknologi, terus pasta gigi, yang bikin kuat dsb, itu pake nanoteknologi berbasi hydroxyapatite, terus selanjutnya industri kosmetik, untuk bikin muka cling, anti uv dsb pake nanotitania, terus perusahaan dari NCI juga ada, pigment organic merah itu PT lanoxid, baru dibangun, terus ada gizi supercream memakai nanoberas juga daa, produknya NCI juga sepertinya, terus ada lagi nanopropolis dll

17. Ega_tekfis_surya university
Apakah mungkin manipulasi atom mulai dari skala yang jauh lebih kecil lagi? Piko atau bahkan femto.  Keren kan kalau bisa manipulasi partikel parlementer.

Jawaban 
nanoteknologi itu cara dan bukan tujuan, jadi kita tidak harus menanokan semuanya, melainkan kita bidik dulu tujuannya terus baru kita lihat bisa pake nanoteknologi atau tidak , nanoteknologi itu untuk mencapai tujuan atau menyelesaikan masalah dengan adanya sifat positif yang muncul dari material nano.

Best Regards, 
Departemen Education Research & Incubation Technology Nano World Indonesia 

Notulensi :  Dinarkha

Senin, 09 Mei 2016

OPTIMASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ARUS LAUT MENGGUNAKAN SISTEM TURBIN SAVONIUS TERMODIFIKASI

OPTIMASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ARUS LAUT MENGGUNAKAN SISTEM TURBIN SAVONIUS TERMODIFIKASI

Halida Rahmi L1*, Budi Dharmala S1, Almas Gediana1, Agus Yusup1, Wenty Septria1
1Jurusan Fisika Universitas Jenderal Soedirman, Jl. Dr. Soeparno 61 Purwokerto 53123, Indonesia
* Email: halidarahmi@gmail.com

Abstract
Difficulty of access to service and installation of the electrical network in the area around a coast becomes a factor causing uneven distribution of power network. Therefore, a new prototype of Sea Flow Power Plant was prepared using a modified Savonius turbine. The modified Savonius turbine is a vertical wind turbine, which is modified into a horizontal turbine and made two pairs of turbines in different directions. Advantage of this turbine can optimally capture the come and back flows. Preparing prototype of the turbine is conducted after collecting data of the sea flow velocity surrounding Teluk Penyu - Cilacap, that is followed by manufacturing a modified Savonius turbine and prototype of PLTAL. Performance test reveals that the prototype can generate P =0,3 Watt, the velocity of turbine rotation ω = 44.42 rad/s, the turbine torque M = 0,0064 Nm and the diameter of turbine d = 0,32 m.  The sea flow velocity is often naturally changed leading to the turbine rotation change. It is found that the power and the turbine rotation increase with increasing the sea flow velocity.  At the sea flow velocity of  1,5 m/s, the prototype of PLTAL has good performance and very potential as a source of alternative electrical energy in the future.

Keywords: Savonius turbine,  sea flow, electrical energy, power plant.

Abstrak
Sulitnya akses pelayanan dan pemasangan jaringan listrik di daerah sekitar pesisir pantai menjadi faktor penyebab tidak meratanya sebaran jaringan listrik. Oleh  karena itu rancang bangun Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) menggunakan turbin savonius termodifikasi ini dibuat. Turbin savonius termodifikasi merupakan turbin angin vertikal yang dimodifikasi menjadi turbin horizontal dan dibuat dua pasang turbin dengan arah yang berbeda. Keunggulan dari turbin ini adalah dapat menangkap arus datang dan balik secara optimal. Tahap awal pembuatan rancang bangun ini dilakukan pengumpulan data kecepatan arus laut di pantai Teluk Penyu-Kabupaten Cilacap, selanjutnya pembuatan turbin savonius termodifikasi, pembuatan rancang bangun PLTAL, dan pengujian rancang bangun. Berdasarkan hasil uji prototype PLTAL menggunakan turbin savonius termodifikasi, mendapatkan nilai daya P = 0,3 Watt, dengan kecepatan putaran turbin ω = 44,42 rad/s, momen gaya turbin M = 0,0064 Nm dan ukuran diameter turbin d = 0.32 m. Kecepatan arus pada beberapa waktu sering berbeda-beda, sehingga putaran turbin persatuan waktupun akan berbeda-beda pula. Semakin besar kecepatan arus laut, semakin besar pula kecepatan turbin untuk berputar, dan daya yang didapat semakin besar. Pada kecepatan arus minimum 1,5 m/s rancang bangun PLTAL ini memiliki performa yang baik dan sangat berpotensi diterapkan sebagai sumber energi listrik pesisir pantai di kemudian hari.
Kata Kunci: energi, arus laut, pembangkit listrik, turbin Savonius.

Download full PDF

TRENSAINS harus segera disebarkan

Supervisi Mata Pelajaran Fisika, MA Mu'alimim Muhammadiyah Purwokerto
Indonesia selalu menjadi konsumen dalam bidang teknologi. Teknologi sering menjadi kambing hitam atas kebobrokan tata nilai.

Al-Khawarizm, Al Farabi, Ibnu Siena, Al Batani, Ibnu Batutah, Ibnu Rusyd, Al-Haitham dkk, mereka ilmuwan pun mereka muslim/ beragama. Bab Optika Geometris tadi pagi, banyak teori-teori tentang cahaya yang ditemukan Ibnu Al-Haitham, salah satunya tentang pembiasan dan pembalikan cahaya, hal tersebut yang mendasari ahli sains barat seperti Roger Bacon, dan Kepler untuk menciptakan mikroskop serta teleskop.. Penyumbang terbesar teori-teori tentang cahaya ini merupakan bapak optik dan bapak fisika modern.

Jelas inspirasi tersebut banyak ditemukan dalam QS. Annur
Tujuan akhirnya adalah manfaat, sebagai solusi, sebagai rahmat bagi seluruh yang ada di alam ini (QS 21 : 107), bukan menjadikan tata nilai semakin bobrok. Dan ini jelas adalah sentuhan agama.
800 ayat-ayat semesta/kauniyah yang sering terlupakan, mari kaji kembali
Untuk kemajuan teknologi agar tidak lagi jadi kambing hitam
Untuk kemajuan teknologi yang tidak lagi berakhir pada kebobrokan tata nilai.
Dengan cara apapun yang bisa kau lakukan, bahwa dikotomi sains-agama harus segera diselesaikan. Maka TRENSAINS harus segera disebarkan!

Jumat, 16 Oktober 2015

PIMNAS Ke-28, UHO Kendari Sulawesi Tenggara

Themesong PIMNAS

Bersama mahasiswa Indonesia berkarya
Kau sinari persada dengan cahaya ilmumu
Kedepanlah satu panggilan baktimu
junjung tinggi semangat kesatriamu

Mahasiswa mutiara pertiwi
Di pundakmu jiwa seluruh bangsamu
Goresan pena inovasimu mandirikan seluruh rakyat
Cerdaskan bangsamu dengan PIMNAS

Seminggu tuk selama-lamanya









Terimakasih atas semua pihak yang sudah mengantarkan kami ke tempat yang semakin menyadarkan begitu luasnya ilmu pengetahuan. Bertemu dengan orang-orang dengan karya-karya hebatnya, diskusi, bertukar ide. Ah, ternyata Masih jauh dari sekedar "bolak balik" kampus dan "beraktivitas" selama 3 tahun lebih ini.. 

Selanjutnya terimakasih atas semua pihak yang telah mendukung dan mendoakan atas kelancaran dan keselamatan kami. Tiada kebaikan yang sia-sia (do'a), semoga segala kebaikan dibalas dengan kebaikan yang lebih dari Alloh..

Terimakasih pula atas satu pekan bersama kawan-kawan LO UHO, mulai mendampingi pembukaan, kompetisi hingga mengantarkan kami ke pulau Bokori. Indahnya pulau bokori menyadarkan kita bahwa selain teori Continental Drift yang menjadikan terbentuknya pulau indah ini, lebih jauh lagi, proses penciptaan alam semesta tak lepas dari campur tangan Tuhan. 

Pada akhirnya PIMNAS bukan sekedar emas/perak/perunggu. Lebih dari itu, tentang menguatkan spirit keilmuan, spirit QS Ali Imron : 190-191. 

Mari berilmu, beramal = beriman! :)

"Seminggu tuk selama-lamaya" #themesong

Selengkapnya cek di ==> PIMNAS 28, UHO, Kendari, SULTRA

Rabu, 16 September 2015

Karena langkah terbaik adalah langkah yang berdasar, APAPUN !

Dalam riwayat Tirmidzi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda :
“Tinggalkan perkara yang meragukanmu menuju kepada perkara yang tidak meragukanmu. Karena kejujuran itu adalah ketenangan di hati sedangkan kedustaan itu adalah keraguan”.

Hadits di atas menunjukkan bahwa apapun yang dilakukan, sejatinya tidak berada dalam keraguan, dan memiliki dasar adalah cara terbaik untuk menyingkirkan keragu-raguan dan meneguhkan keyakinan.

Bagi sebagian warga Indonesia, perbedaan penentuan awal bulan sudah menjadi hal yang lumrah. Akan tetapi perbedaan kali ini lebih berpeluang memunculkan keraguan, karena pelaksanaan yang dilakukan wukuf di Mekah dan tanggal 9 arafah 1436 di Indonesia berbeda, sehingga dapat dipastikan Idul 'Adhanya pun berbeda. Sehingga kapan Shaum arafah? sedangkan wukuf dilakukan tanggal 23 September 2015, dan tanggal 09 Arafah 1436 keputusan Muhammadiyah 22 September 2015. 

Muhammadiyah menggunakan metode wujudul hilal dalam melakukan penentuan awal bulan. Maka tangal 1 dzulhijjah 1436 H adalah tanggal 14 Sept 2015, tinggi hilal hakiki 0 derajat 35 menit 40 detik, dan ini jelas hilal tidak akan terlihat oleh mata telanjang. Dengan menggunakan perhitungan ini, sudah dapat dipastikan waktu shaum arafah dan Idul Adha di Indonesia, bukan atas dasar keputusan Arab Saudi. Akan tetapi Selama ini banyak orang beranggapan bahwa perbedaan pelaksanaan hari raya atau Ramadhan Muhammadiyah dengan pemerintah, sedikit melegakan keraguan karena bersamaan dengan Mekah. Akan tetapi dasar Muhammadiyah dalam menentukan hari raya, Ramadhan, awal bulan BUKAN atas dasar hal itu.

Maka inilah penjelasan lengkap dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, semoga membantu meneguhkan keyakinan dan menyingkirkan keragu-raguan..








BC : Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Pada malam Senin 13 September 2015, Kemenag melalui Dirjen BIMAS Islam menyampaikan hasil sidang itsbat sebagai hasil dari penggunaan metode Imaknur Ru'yat terkait dengan penentuan Hari Arofah dan Hari Raya Idul Adha.  Pemerintah memutuskan bahwa  tanggal 1 Dzulhijjah 1436 H jatuh pada Hari Selasa 15 September 2015. Sehingga Hari Arofah (9 Dzhulhijjah 1436 H) jatuh pada hari Rabu tanggal 23 September 2015 dan Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah 1436 H)  jatuh pada Hari Kamis 24 September 2015.
Sementara Muhammadiyah dengan metode Wujudul Hilal sudah menetapkan jauh sebelumnya bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1436 H jatuh pada Hari Senin 14 September 2015 sehingga Hari Arofah (9 Dzhulhijjah 1436 H) jatuh pada Hari Selasa tanggal 22 September 2015 dan Idul Adha (10 Dzulhijjah 1436 H)  jatuh pada hari Rabu 24 September 2015.
Adapun pemerintah Arab Saudi menurut informasi juga menetapkan bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1436 H jatuh pada Hari Selasa 15 September 2015 sehingga Hari Arofah (9 Dzhulhijjah 1436 H) jatuh pada Hari Rabu tanggal 23 September 2015 dan Idul Adha (10 Dzulhijjah 1436 H)  jatuh pada hari Kamis 24 September 2015.

Keputusan pemerintah Arab Saudi terkait dengan Hari Arofah (9 Dzhulhijjah 1436 H) jatuh pada hari Rabu tanggal 23 September 2015 dan Idul Adha (10 Dzulhijjah 1436 H)  jatuh pada hari Kamis 24 september 2015 yang berbeda dengan jadwal perjalan haji yang sudah dirilis oleh Kemenag dimana dicantumkan bahwa Wukuf di Arofah jatuh pada Hari Selasa tanggal 22 September 2015 dan Idul Adha (10 Dzulhijjah 1436 H)  jatuh pada hari Rabu 23 September 2015 mungkin sedikit membuat ragu beberapa Warga Muhammadiyah dan Simpatisan Muhammadiyah.

Untuk itu perlu dijelaskan kepada Warga Muhammadiyah dan Simpatisan Muhammadiyah meskipun keputusan Muhammadiyah terkait dengan penetapan tanggal 1 Dzulhijjah 1436 H, Hari Arofah dan Hari Idul Adha berbeda dengan Pemerintah dan bahkan juga berbeda dengan Pemerintah Arab Saudi, bahwa keputusan itu benar adanya berdasarkan metode Hisab Wujudul Hilal yang dipedomani Organisasi Muhammadiyah.  Penjelasan tersebut diberikan agar mereka tidak merasa ragu ketika melaksanakan puasa Arofah pada Hari Selasa 22 September 2015 dan Sholat Idul Adha pada Hari Rabu 23 September 2015.

Apakah Puasa Arafah  harus dikerjakan bersamaan dengan jama'ah haji yang sedang berwukuf? 

ﺻِﻴَﺎﻡُ ﻳَﻮْﻡِ ﻋَﺮَﻓَﺔَ ﺃَﺣْﺘَﺴِﺐُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﺃَﻥْ ﻳُﻜَﻔِّﺮَ ﺍﻟﺴَّﻨَﺔَ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﻗَﺒْﻠَﻪُ ﻭَﺍﻟﺴَّﻨَﺔَ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﺑَﻌْﺪَﻩُ
"Puasa Hari Arofah aku berharap kepada Allah agar menjadi penebus (dosa) setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya" (HR Muslim no 197)

Kalangan ulama berbeda pendapat terkait dengan makna kalimat ﺻِﻴَﺎﻡُ ﻳَﻮْﻡِ ﻋَﺮَﻓَﺔَ "Puasa Hari Arofah.....".

Pendapat pertama mengatakan bahwa Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan bersamaan dengan wukufnya para jama'ah haji di padang Arafah. 

Pendapat Kedua menyatakan bahwa Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah sesuai dengan kalender bulan Dzulhijjah pada masing-masing wilayah. 

Masalah tersebut adalah masalah Khilafiyah Fiqhiyah, sehingga dibutuhkan adanya kelapangan dada untuk tetap legowo dalam menghadapi permasalahan seperti ini, tidak perlu ngotot apalagi menuduh orang yang berbeda pendapat dengan tuduhan yang tidak-tidak. 
Kita hadapi permasalahan tersebut  dengan saling berlapang dada. Karena apabila setiap permasalahan Khilafiyah Fiqhiyah kita ngotot, maka kita akan selalu ribut.

Permasalah tersebut pada dasarnya berangkat dari dasar yang sama, hanya berbeda dalam memahami teksnya saja. 
Apabila jika pada saat itu Nabi Muhammad SAW dalam hadits tersebut diatas tadi bersabda : "Berpuasalah Arafah kalian ketika Jama'ah Haji Wukuf di Arafah", tentu tidak akan muncul persoalan seperti ini. Akan tetapi karena sabda hadist Nabi Muhammad SAW tidak berbunyi seperti itu tentunya. Karena pada kenyataannya Nabi Muhammad SAW bersabda ﺻِﻴَﺎﻡُ ﻳَﻮْﻡِ ﻋَﺮَﻓَﺔَ "Berpuasalah pada hari Arofah...", maka muncullah perbedaan dalam memahami sabda Rasulullah SAW tersebut, apakah yang dimaksud adalah "Hari dimana para Jama'ah Haji sedang melakukan Wukuf di Arafah" ataukah yang dimaksud adalah " Pada tanggal 9 Dzulhijjah, yang dinamakan dengan hari Arafah".

Organisasi Muhammadiyah dalam hal ini memahami bahwa Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah sesuai dengan kalender bulan Dzulhijjah di wilayah Indonesia sesuai dengan hasil perhitungan metode Hisab Wujudul Hilal. 
Oleh karena itu, puasa Arafahnya tidak harus bersamaan dengan para Jama'ah Haji yang sedang Berwukuf di Arafah. 
Hal itu ketika terjadi perbedaan hari antara yang ditetapkan oleh Organisasi Muhammadiyah dengan Pemerintah Arab Saudi.

Beberpa argumentasi dapat dikemukakan untuk dapat mendukung pemahaman Organisasi Muhammadiyah tersebut, yaitu : 

PERTAMA : Rasulullah SAW. telah menamakan Puasa Arafah meskipun kaum muslimin belum melaksanakan Haji, bahkan para sahabat telah mengenal puasa Arafah yang jatuh pada 9 Dzulhijjah meskipun kaum Muslimin pada waktu itu belum melasanakan Ibadah Haji.
Dalam riwayat Abu Dawud :
عَنْ هُنَيْدَةَ بْنِ خَالِدٍ عَنْ امْرَأَتِهِ عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنْ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ
Dari Hunaidah bin Khalid, dari Istrinya, dari sebagian Istri Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassallam berkata : "Adalah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam berpuasa pada 9 Dzulhijjah, Hari Asyuro (10 Muharram) dan tiga hari pada setiap bulan" (HR Abu Dawud) 

Hadits di atas menunjukkan bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassallam terbiasa puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Tatkala mengomentari lafal hadits yang berbunyi :"Orang-orang (yaitu para sahabat) berselisih tentang puasa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam (tatkala di padang Arafah)", Al-Hafiz Ibnu Hajar Rahimatulullah berkata :
"Ini mengisyaratkan bahwasanya puasa hari Arafah adalah perkara yang dikenal di sisi para sahabat, terbiasa mereka lakukan tatkala tidak bersafar. Seakan-akan sahabat yang memastikan bahwasanya Nabi berpuasa bersandar kepada kebiasaan Nabi yang suka beribadah. Dan sahabat yang memastikan bahwa Nabi tidak berpuasa berdalil adanya indikasi Nabi sedang safar" (Fathul Baari 6/268)

Perlu diketahui bahwa Rasulullah SAW hanya berhaji sekali yaitu pada saat Haji wada' dan ternyata Nabi dan para sahabat sudah terbiasa puasa di Hari Arafah meskipun tidak ada dan belum terlaksananya Wukuf di Arafah oleh umat Islam pada saat itu. 
Hal itu menujukan bahwa konsentrasi penamaan puasa Arafah tidak karena adanya orang sedang berwukuf di Arafah, akan tetapi puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah.

KEDUA : Kita bayangkan bagaimana kondisi kaum muslimin sekitar 200 tahun yang lalu, sebelum ditemukannya tehnologi telegraph apalagi telepon. Jika puasa Arafah pada penduduk suatu negeri kaum muslimin, diharuskan sesuai dengan Wukuf di Arafah. Maka bagaimana Puasa Arafah penduduk negeri-negeri yang jauh dari Makkah seperti Indonesia, India, Cina dll?. Pada 200 tahun yang lalu? Demikian juga bagi yang merekan hendak berqurban? Apakah harus menunggu kabar dari Makkah? Dimana yang bisa terjadi kabar tersebut datang berbulan-bulan kemudian.

KETIGA : Jika memang yang ditujukkan adalah menyesuaikan dengan waktu wukufnya para Jama'ah Haji di Arafah (dan bukan tanggal 9 Dzulhijjah berdasarkan masing-masing negeri), bagaimanakah cara berpuasa Arafah kaum muslimin di daerah Sorong Papua? Yang dimana perbedaan waktu antara Makkah dan Sorong adalah 6 jam?

-misalnya- Jika kaum muslimin Sorong harus berpuasa pada hari yang sama dengan waktu Wukuf Jama'ah Haji di Arafah (Apabila merekabberpuasa sejak pagi hari misalnya pada jam 6 pagi WIT) maka di Makkah belum waktu Wukuf pada waktu itu, karena masih jam 12 malam pada saat itu. Dan tatkala di Makkah baru mulai Wukuf jam 12 siang waktu Makkah, maka di Sorong sudah jam 6 maghrib? Lantas bagaimana bisa menyesuaikan puasanya dengan waktu Wukuf?

KEEMPAT : Jika seandainya terjadi malapetaka atau problem besar atau bencana atau peperangan pada waktu itu, sehingga pada suatu tahun tidak ada musim haji sehingga jama'ah haji tidak bisa wukuf di Arafah, atau karena keadaan disana tidak bisa dilaksanakan ibadah haji pada tahun tersebut. Apakah puasa Arafah juga tidak bisa dikerjakan karena tidak ada Wukuf di Arafah?
Maka jawabannya tentu tetap dilaksanakan puasa Arafah meskipun tidak ada yang Wukuf di Arafah. 

Hal ini menunjukkan bahwa puasa Arafah yang dimaksud adalah pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Maka barang siapa yang satu Mathla' (Daerah/ Kawasan/ Satu Waktu) dengan Makkah dan tidak melakukan ibadah Haji maka hendaknya ia berpuasa di hari para Jama'ah Haji sedang melakukan Wukuf di padang Arafah, karena pada waktu itu di Makkah sudah tanggal 9 Dzhulhijjah, akan tetapi jika ternyata mathla'nya berbeda (Seperti kaum Muslimin di Sorong) maka ia menyesuaikan tanggal 9 Dzulhijjah dengan kalender di daerah Sorong.

Pada Intinya permasalahan ini adalah permasalahan Khilafiyah Fiqhiyah. Meskipun Organisasi Muhammadiyah lebih condong kepada pendapat yang kedua, yaitu setiap negeri menyesuaikan 9 Dzulhijjah berdasarkan kalender masing-masing negeri, akan tetapi Oraganisasi Muhammadiyah menyadari bahwa yang mengikuti pendapat yang pertama, tentunya juga punya argumentasi yang kuat. 
Permasalahan seperti ini sangatlah tidak pantas untuk dijadikan ajang untuk saling memaksakanv pendapat, apalagi menuding dengan tuduhan kesalahan Manhaj atau kesalahan Aqidah dan sebagainya. 

Semoga Allah mempersatukan kita dalam Ukhuwwah Islamiyah yang akan selalu berusaha untuk dikoyak oleh iblis dan syaitan serta para pengikutnya.  
Semua pendapat bisa dilaksanakan dengan mempunyai sikap setuju dalam perbedaan Khilafiyah Fiqhiyah. Wallaahu A'lam Bishshawab.

Wasalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.
-Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah-